Rico Waas Hadiri Meugang di Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Bangsa Kuat Adalah Bangsa yang Menjaga Budaya
Hadiri Meugang Puasa Di Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Rico WaasBangsa Kuat Adalah Bangsa yang Menjaga Budaya.
Medan 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Simalungun -Senin pagi, 22 September 2025, seharusnya menjadi hari biasa bagi Masyarakat Adat Sihaporas untuk menggarap tanah leluhur mereka. Namun, pagi itu berubah menjadi mimpi buruk ketika ratusan orang berseragam menyerbu tanah mereka, meninggalkan jejak darah, air mata, dan puing-puing yang terbakar.
Dari informasi yang dihimpun, berikut adalah kronologi detik-detik mencekam penyerangan yang dialami komunitas adat yang telah mendiami wilayah Buttu Pangaturan, Simalungun, selama 11 generasi seperti dikutip dari suara.com
Baca Juga:
Semua berawal saat sekitar 150 orang yang terdiri dari sekuriti PT. Toba Pulp Lestari (TPL), Buruh Harian Lepas (BHL), dan oknum yang diduga preman bayaran, mulai berkumpul di sekitar wilayah adat. Mereka datang bukan dengan tangan kosong.
Massa ini telah mempersenjatai diri dengan potongan kayu panjang, tameng, dan mengenakan helm, layaknya pasukan yang siap berperang.Melihat kedatangan massa, sekitar 30 orang dari Masyarakat Adat Sihaporas berkumpul di rumah bersama. Dengan niat baik, mereka mencoba menghadang dan membuka ruang dialog. Mereka hanya ingin bernegosiasi secara damai.
Baca Juga:
Niat damai warga adat tak diindahkan. Upaya negosiasi menemui jalan buntu. Suasana memanas ketika seorang sekuriti TPL meneriakkan sebuah komando singkat yang menjadi pemicu pertumpahan darah: "dorong saja".
Seketika, massa mulai mendorong warga. Masyarakat adat yang kalah jumlah mencoba menahan, namun perlawanan mereka langsung dibalas dengan pukulan brutal menggunakan tongkat kayu dan lemparan batu. Dalam sekejap, lima orang warga terkapar dengan luka-luka.
Kekacauan tidak berhenti di situ. Jumlah massa penyerang bertambah drastis hingga mencapai ratusan orang. Kali ini, mereka datang dengan persenjataan yang lebih lengkap dan mengerikan: parang bengkok, alat setrum, batang kayu, helm dengan penutup wajah, dan tameng rotan. Diangkut menggunakan sekitar 10 mobil, mereka menyerbu Posko Buntu Pangaturan, tempat warga adat berkumpul.
Hadiri Meugang Puasa Di Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Rico WaasBangsa Kuat Adalah Bangsa yang Menjaga Budaya.
Medan 5 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polisi menangguhkan penahanan Persadaan Putra, tersangka kasus penganiayaan secara bersamasama terhadap dua orang kor
Kriminal 27 menit lalu
Cuti Bersama Imlek 2026 Bakal Ada Long Weekend 4 Hari BerturutTurut, Catat Tanggalnya!
Inter-Nasional 46 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan sukses membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi i
Kriminal 50 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sumatera Utara menggelar kegiatan kegamaan dengan tajuk Pengajian Silatur
Medan 57 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan berhasil membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Memasuki hari ke11 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumut menca
Medan 4 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Memasuki bulan suci Ramadhan, sering mengalami masalah soal bau mulut.Sebenarnya bau mulut saat puasa merupakan kondi
Lifestyle 4 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Anggota DPRD Kota Medan, Binsar Simarmata, meminta PT PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik selama Bulan Ramadan
Medan 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Bulan puasa seringkali dianggap momen ideal untuk memulai program diet. Tapi bukan secara asalasalan, melainkan perl
Lifestyle 5 jam lalu