Selebrasi Diduga Tak Senonoh Warnai Final Lomba Dayung Sampan di Pematang Cengal Langkat
Selebrasi Diduga Tak Senonoh Warnai Final Lomba Dayung Sampan di Pematang Cengal Langkat.
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Media sosial seperti Facebook dulu fungsi utamanya adalah untuk menjalin hubungan online dengan teman dan keluarga. Namun dalam dekade terakhir, media sosial telah menjadi lebih menyerupai media biasa.
Ada video promosi yang dibuat selebritas, berita, video, gelombang konten yang dihasilkan AI, dan lainnya. Orang-orang yang kita ikuti dan pesan yang mereka unggah semakin terasa jarang. Media sosial menjadi kurang sosial.
CEO Meta Mark Zuckerberg sendiri yang mengatakan masa awal Facebook menyatukan kembali teman-teman lama tampaknya sudah berakhir. Dalam kesaksiannya di sidang Federal Trade Commission (FTC) Zuck menyebut jumlah orang yang berbagi dengan teman-teman di Facebook khususnya, telah menurun.
"Bahkan jumlah teman baru yang ditambahkan orang-orang saya rasa telah menurun," kata Zuckerberg, meski ia tidak menyebutkan seberapa tajam penurunan tersebut. "Saya tidak tahu angka pastinya."
Baca Juga:
Mantan kepala operasi Meta, Sheryl Sandberg, juga pernah mengutarakan hal yang sama. "Berbagi dengan teman dan keluarga menurun drastis dari waktu ke waktu. Jika strateginya menargetkan teman dan keluarga, Anda akan mengalami masalah pendapatan yang serius," ujarnya.
Popularitas TikTok yang meledak telah mengubah dinamika media sosial saat ini. "Bagi banyak pengguna, aplikasi sekarang berfungsi terutama sebagai mesin penemuan," cetus Zuckerberg. Interaksi sosial semakin banyak muncul dengan kreator konten, daripada melalui interaksi dengan konten teman atau anggota keluarga.
Baca Juga:
Menurut Zuck, tulah sebabnya Meta menambahkan Reels dan baru-baru ini, fungsionalitas seperti TikTok Shop. Agar tetap relevan, Meta harus membuat platformnya lebih seperti TikTok dan berinvestasi besar dalam algoritma.
"TikTok masih lebih besar daripada Facebook atau Instagram, dan saya tidak suka jika pesaing kami lebih baik dari kami," sebut Zuck seperti dikutip detikINET dari Ars Technica.
Dan karena Meta tidak tertarik membeli TikTok, satu-satunya pilihan Meta adalah menjadikan aplikasinya mirip TikTok untuk menghindari eksodus massal setelah pengguna Facebook mulai menurun untuk pertama kalinya pada tahun 2022. (wan/dtc)
Selebrasi Diduga Tak Senonoh Warnai Final Lomba Dayung Sampan di Pematang Cengal Langkat.
Sumut 5 jam lalu
Polres Langkat Tangkap Tujuh Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan di Empat Lokasi, Dua Senjata Tajam dan Dua Sepeda Motor Diamankan
Kriminal 5 jam lalu
Reny Puspita Pardede salah satu pendiri Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) dan ahli waris DR TD Pardede.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pengelolaan limbah Restoran Lembur Kuring di Jalan Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia, menjadi sorotan Komisi D D
Sumut 8 jam lalu
DPP HARI Desak APH Tindak Tegas Koorporasi yang Terlibat Karhutla Buka Secara Terang Benderang, Jangan Ada yang Ditutuptutupi.
Inter-Nasional 8 jam lalu
Terekam CCTV Curi iPhone 11 Dari Warung Aceh, Pengamen Ini Gol di Polsek Medan Kota
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Kari
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaks
Sumut 9 jam lalu
Propam Polres Sibolga Gencar Tertibkan Pinjol dan Judol di Lingkungan Personel.
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan ,BINJAI Tim Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Crime ( LIBAS)!Polres Binjai bergerak cepat membubarkan aksi tawuran an
Kriminal 9 jam lalu