Austria Imbang Lawan Aljazair, Iran Pulang Kampung
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam perwakilan warga Desa Poncowarno, Kabupaten Langkat, menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Senin (15/12/2025).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan protes atas dugaan pengalihfungsian lahan pertanian padi milik warga menjadi lahan perkebunan kelapa sawit yang dinilai merugikan masyarakat setempat.
Dalam pantauan di lokasi, puluhan massa aksi terlihat membawa spanduk, poster, serta pengeras suara untuk menyampaikan tuntutan mereka. Massa secara bergantian berorasi di depan area kampus, meminta pihak USU bertanggung jawab dan memberikan kejelasan atas status lahan yang selama ini mereka kelola sebagai sawah produktif.
Baca Juga:
Menurut keterangan warga, lahan pertanian padi tersebut telah menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Desa Poncowarno selama puluhan tahun. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, lahan tersebut diduga telah dieksploitasi dan dialihfungsikan menjadi sawit/" target="_blank">kebun sawit, sehingga warga kehilangan akses untuk menggarap sawah mereka.
Salah seorang massa aksi mengatakan bahwa pihak USU sebelumnya sempat menyampaikan rencana pemberian ganti rugi atas lahan yang diklaim milik warga. Akan tetapi, hingga kini belum ada realisasi maupun kejelasan mekanisme ganti rugi tersebut.
Baca Juga:
"Kemarin kami dijanjikan akan ada ganti rugi. Katanya mau diselesaikan dengan baik, tapi sampai sekarang belum ada upaya apa pun. Tidak ada kepastian, tidak ada pembayaran, bahkan tidak ada penjelasan lanjutan," ujar salah satu peserta aksi saat diwawancarai wartawan.
Warga mengaku kondisi tersebut berdampak langsung terhadap perekonomian keluarga. Hilangnya lahan sawah membuat sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian, sementara kebutuhan hidup terus berjalan. Mereka menilai pengalihfungsian lahan tanpa penyelesaian yang adil merupakan bentuk ketidakadilan terhadap petani kecil.
Selain menuntut ganti rugi, massa aksi juga meminta adanya dialog terbuka antara pihak USU, pemerintah daerah, dan perwakilan masyarakat Desa Poncowarno guna mencari solusi yang adil dan transparan. Warga berharap persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera mendapatkan kepastian hukum.
"Kami hanya ingin hak kami dipenuhi. Kalau memang lahan itu diambil, silakan, tapi selesaikan dulu kewajiban kepada masyarakat. Jangan petani terus yang jadi korban," ucap salah seorang orator dalam aksi tersebut.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian untuk memastikan situasi tetap kondusif. Massa aksi menyampaikan aspirasi mereka secara tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis selama berlangsungnya demo.
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan NilaiNilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke80.
Medan 2 jam lalu
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 5 jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 6 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 6 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 18 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 19 jam lalu