Stok Vaksin Kosong, Suspek Campak di Sumut Melonjak Tajam
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam perwakilan warga Desa Poncowarno, Kabupaten Langkat, menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Senin (15/12/2025).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan protes atas dugaan pengalihfungsian lahan pertanian padi milik warga menjadi lahan perkebunan kelapa sawit yang dinilai merugikan masyarakat setempat.
Dalam pantauan di lokasi, puluhan massa aksi terlihat membawa spanduk, poster, serta pengeras suara untuk menyampaikan tuntutan mereka. Massa secara bergantian berorasi di depan area kampus, meminta pihak USU bertanggung jawab dan memberikan kejelasan atas status lahan yang selama ini mereka kelola sebagai sawah produktif.
Baca Juga:
Menurut keterangan warga, lahan pertanian padi tersebut telah menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Desa Poncowarno selama puluhan tahun. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, lahan tersebut diduga telah dieksploitasi dan dialihfungsikan menjadi sawit/" target="_blank">kebun sawit, sehingga warga kehilangan akses untuk menggarap sawah mereka.
Salah seorang massa aksi mengatakan bahwa pihak USU sebelumnya sempat menyampaikan rencana pemberian ganti rugi atas lahan yang diklaim milik warga. Akan tetapi, hingga kini belum ada realisasi maupun kejelasan mekanisme ganti rugi tersebut.
Baca Juga:
"Kemarin kami dijanjikan akan ada ganti rugi. Katanya mau diselesaikan dengan baik, tapi sampai sekarang belum ada upaya apa pun. Tidak ada kepastian, tidak ada pembayaran, bahkan tidak ada penjelasan lanjutan," ujar salah satu peserta aksi saat diwawancarai wartawan.
Warga mengaku kondisi tersebut berdampak langsung terhadap perekonomian keluarga. Hilangnya lahan sawah membuat sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian, sementara kebutuhan hidup terus berjalan. Mereka menilai pengalihfungsian lahan tanpa penyelesaian yang adil merupakan bentuk ketidakadilan terhadap petani kecil.
Selain menuntut ganti rugi, massa aksi juga meminta adanya dialog terbuka antara pihak USU, pemerintah daerah, dan perwakilan masyarakat Desa Poncowarno guna mencari solusi yang adil dan transparan. Warga berharap persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera mendapatkan kepastian hukum.
"Kami hanya ingin hak kami dipenuhi. Kalau memang lahan itu diambil, silakan, tapi selesaikan dulu kewajiban kepada masyarakat. Jangan petani terus yang jadi korban," ucap salah seorang orator dalam aksi tersebut.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian untuk memastikan situasi tetap kondusif. Massa aksi menyampaikan aspirasi mereka secara tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis selama berlangsungnya demo.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Universitas Sumatera Utara belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan masyarakat Desa Poncowarno. Warga menyatakan akan terus memperjuangkan hak mereka dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan tersebut tidak segera ditanggapi.(REZ)
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 13 menit lalu
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 41 menit lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa satu jam lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 16 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 16 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 16 jam lalu