Rahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian: Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan
MEDANRahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan.
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Silverstone - Pembalap Monster Yamaha Fabio Quartararo gagal finis di MotoGP Inggris. Padahal, penampilan Quartararo cukup menjanjikan. Dia memulai balapan dari posisi pertama.
Selepas start, rider Yamaha MotoGP itu pun masih sanggup mempertahankan posisinya di depan. Dia juga sempat meninggalkan rival-rivalnya dengan jarak waktu hingga 4 detik. Tapi sayang, lagi bagus-bagusnya memimpin, tiba-tiba motornya bermasalah.
Masalah pada rear height device di motor Yamaha YZR-M1 bikin Fabio Quartararo gagal finis. Apa sebenarnya fungsi perangkat yang dikembangkan Ducati itu?
Baca Juga:
Dia sempat mencoba kembali ke lintasan namun akhirnya menyerah dan meminggirkan motornya. Quartararo sedih bukan main, dia sudah cukup percaya diri bisa juara lagi. Dia pun terhenti dan menangis di pinggir lintasan. Usut punya usut, Quartararo mengungkap masalah terjadi pada perangkat rear height device.
"Ini balapan yang sangat luar biasa bagi kami, tapi sayangnya kami memiliki masalah teknis dengan rear-height device. Saya pikir ini akan jadi balapan kami, semuanya berjalan baik. Saya tahu kapan harus cepat, saya tahu kapan harus mengerem ekstra dengan pertimbangan angin," beber Quartararo dilansir laman Yamaha MotoGP.
Baca Juga:
"Motornya yang terbaik sejauh ini. Saya membalap dengan bagus dan saya akan jadi yang tercepat. Jadi masih ada kesempatan, harapannya. Saya pikir kami sudah membuat langkah. Belum cukup memang, tapi kami semakin kuat dan kuat. Saya menjalani balapan yang bagus. Saya tak bilang ini yang terbaik sepanjang karir, tapi setidaknya dalam 3-4 tahun terakhir. Jelas saya sangat kecewa, tapi saya pikir kami harus tetap menegakkan kepala," sambungnya lagi.
Buat kamu yang belum tahu, rear height device adalah perangkat pengaturan ketinggian belakang motor. Perangkat ini dipopulerkan oleh Ducati. Lewat perangkat ini, ketinggian motor di bagian depan dan belakang bisa diatur secara terpisah.
Biasanya, pebalap MotoGP mengaktifkan ride height device saat start sehingga ketinggian motor lebih rendah untuk mendapatkan performa terbaik ketika start.
Manfaat dari performa tersebut dimulai dengan peningkatan anti-wheelie yang mencegah roda depan terangkat. Kemudian dilanjutkan dengan hambatan aerodinamika yang sedikit lebih rendah di sepanjang lintasan lurus. Hingga stabilitas pengereman yang lebih baik di tikungan.
Front ride height device sendiri sudah resmi dilarang penggunaannya sejak musim 2023 ini. Menurut Dorna Sports, mengubah ketinggian kendaraan saat motor dipacu dengan kecepatan tinggi, sangat berisiko bagi pebalap. Setelah front ride height device, Dorna Sports bakal melarang rear ride height device pada tahun 2027. (wan/dtc)
MEDANRahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan.
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama PT.PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran Dan Pengaturan Beban Sumatera Utara me
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Batalyon Para Komando (Yonko) 463 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersa
Medan 18 menit lalu
Posmetro Medan, Binjai Pemerintah Kota Binjai secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Akhir Tahun
Sumut 36 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Walikota Medan Rico Waas buka sosialisasi Program Keluarga Harapan ( PKH) Medan Makmur dan Digitalisasi bantuan sosia
Medan 59 menit lalu
Posmetro Medan, MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, siap mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang telah menetapkan sistem kerj
Medan 2 jam lalu
Menurut Rico Waas, saat ini Pemko Medan telah mempersiapkan pelaksanaan kebijakan tersebut di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)
Medan 2 jam lalu
Langkah berani ini pun menuai apresiasi luas, khususnya bagi jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Ruang Terbuka Hi
Medan 3 jam lalu
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap pergerakan para tersangka hingga akhirnya berhasil m
Kriminal 3 jam lalu