Minggu, 29 Maret 2026

Saat Bos OJK Sebut WNI di Kamboja Bukan Korban TPPO tapi Scammer

Administrator - Sabtu, 24 Januari 2026 13:58 WIB
Saat Bos OJK Sebut WNI di Kamboja Bukan Korban TPPO tapi Scammer
Istimewa
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar

Mantan Wamenlu itu menilai publik kerap keliru menempatkan WNI yang bekerja sebagai scammer dengan pekerja migran Indonesia (PMI) yang legal. Mahendra kemudian menyinggung sejumlah pelaku penipuan yang justru disambut positif ketika kembali ke Tanah Air.

"Supaya kita juga dalam proporsi yang tepat. Sebab, kadang-kadang kita keliru, malah sempat terkesan mereka kembali dan disambut seperti pahlawan dan korban. Padahal mereka scammer. Jadi itu apakah dengan kesadaran atau tidak, buktinya ya itu," sebutnya.

Baca Juga:

Mahendra menilai perlu ada perbedaan pandangan terhadap pekerja migran legal dengan WNI yang bekerja sebagai scammer di luar negeri. Lembaganya, kata Mahendra, juga terlibat sosialisasi membekali pekerja migran Indonesia.

"Kalau pekerja migran yang ditipu, itu korban, kalau itu kami bekerja sama dengan pihak B2PMI dan Kemnaker, nah itu melakukan juga sama, melakukan sosialisasi literasi, tapi dengan fokus pekerja migran. Bahkan pada saat sebelum mereka berangkat, bukan hanya pada saat mereka di sana," imbuhnya.

Baca Juga:

(wan/dtc)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Skandal Jiwasraya Memanas, Nama Dumoly Pardede Terseret, Surya Adinata Resmi Adukan Eks Petinggi OJK ke KPK dan Kejagung
OJK Blokir 2.263 Pinjol Ilegal, Kerugian Orang RI Korban Scam Rp9 Triliun
Bank Sumut Bertransformasi Menjadi BUMD Perseroda
OJK Ungkap Kerugian Penipuan di Indonesia Capai Rp 7,9 Triliun, Sumut Tertinggi di Luar Jawa
OJK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D4-S3, Pendaftaran Mulai Hari Ini!
Sinergi dan Kolaborasi, Polda Sumut dan OJK Berhasil Bongkar Sindikat Penipuan Online Ratusan Juta
komentar
beritaTerbaru