Selasa, 28 April 2026

Uang Rakyat Bukan Mainan, Proyek Miliaran di Deliserdang Diduga Asal Jadi APH Diminta Jangan Tutup Mata

Jafar Sidik - Selasa, 28 April 2026 15:20 WIB
Uang Rakyat Bukan Mainan, Proyek Miliaran di Deliserdang Diduga Asal Jadi APH Diminta Jangan Tutup Mata
(Ist)

POSMETRO MEDAN-Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Aktivis Republik Indonesia (DPW HARI) Sumut mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun dan menelusuri sejumlah kegiatan pembangunan yang diduga terindikasi mengalami kerusakan dalam usia pekerjaan yang relatif singkat.

Ketua DPW HARI Sumut, Khairuddin Hasibuan yang akrab disapa Amek Hsb, menyampaikan bahwa hal ini menjadi perhatian serius dan tidak boleh dianggap sebelah mata tanpa adanya langkah konkret dari pihak terkait.

Salah satu kegiatan pada Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang yang bersumber dari APBD Tahun 2025 yang disoroti adalah Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Sp. Tj Balai – Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, yang diduga terindikasi mengalami kerusakan pada awal tahun 2026 ini.

Baca Juga:

"Kami memahami bahwa pekerjaan tersebut masih dalam masa pemeliharaan dan masih menjadi tanggung jawab pelaksana. Namun, masa pemeliharaan tidak boleh dijadikan tameng tanpa menindaklanjuti penyebab terjadinya kerusakan tersebut," tegasnya Amek, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan yang menggunakan anggaran negara harus dipastikan tepat sasaran dan memiliki kualitas yang baik. "Ini uang rakyat, kualitas harus dijamin. Jangan main-main," tambahnya.

Baca Juga:

Selain itu, DPW HARI Sumut juga menyoroti kegiatan dengan anggaran miliaran yaitu Peningkatan Jembatan Sei Seruai pada ruas Jalan Kongsi V – Jalan Mesjid, Kecamatan Patumbak, yang dinilai perlu mendapat perhatian karena diduga pekerjaan tidak maksimal dalam pelaksanaannya.

Tidak hanya itu, pihaknya turut menyoroti kegiatan dengan metode penunjukan langsung, yaitu Rehabilitasi/Pemeliharaan Rutin Jembatan di Desa Sidomulyo, Desa Ajibaho, Desa Candi Rejo, dan Desa Sidodadi, Kecamatan Biru-Biru. Meskipun bernilai relatif lebih kecil, aspek perencanaan dan pengawasan tetap harus dilakukan secara serius.

DPW HARI Sumut mencermati adanya kondisi di lapangan berupa material seperti bongkahan batu yang menghambat aliran dalam saluran irigasi yang baru dikerjakan, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait kualitas perencanaan dan pengawasan pekerjaan.

"Atas dasar itu, kami mendesak APH untuk turun langsung ke lapangan, memanggil pihak-pihak terkait, serta melakukan penelusuran dan pendalaman guna memastikan kualitas pekerjaan dan mencegah potensi kerugian negara. Ini bagian dari komitmen bersama dalam pengawasan pembangunan," ujar Amek Hsb.

DPW HARI Sumut juga mendorong dilakukannya pengujian ulang terhadap mutu hasil pekerjaan guna memastikan seluruh kegiatan pembangunan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Tags
beritaTerkait
Rico Waas: Perempuan Medan Penggerak Perubahan
Wali Kota Medan Rico Waas Tekankan Sinergi dan Inovasi Pembangunan
CFD Pekan Kedua, Wujud Efisiensi Pemkab Deli Serdang
Cegah Penyebaran HIV/AIDS di Lapas, Ketum HARI Desak Kementerian IMIPAS Wajibkan Cek Darah Napi
Senyum Ceria Siswa Sambut MBG Perdana di MIN 7 Palas
Raden Ajeng Kartini Sebagai Pelopor Emansipasi Perempuan di Indonesia.
komentar
beritaTerbaru
Dua Poin Lagi, MU!

Dua Poin Lagi, MU!

Kemenangan itu memantapkan posisi MU di urutan ketiga klasemen sementara dengan 61 poin dari 34 laga, unggul tiga poin dari Liverpool dan A

Sport 4 jam lalu