Senin, 11 Mei 2026

Profil Prof Dr Arida Susilowati SHut MSi Jadi Dekan Fakultas Kehutanan USU, Ini Programnya...

Faliruddin Lubis - Senin, 11 Mei 2026 18:10 WIB
Profil Prof Dr Arida Susilowati SHut MSi Jadi Dekan Fakultas Kehutanan USU, Ini Programnya...
IST/Raden Arman
Prof Arida Jadi Dekan Fakultas Kehutanan USU, Ini Programnya

POSMETRO MEDAN, Medan-Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) kini memiliki dekan baru. Dia adalah Prof Dr. Arida Susilowati S.Hut., M.Si, yang kini menjadi pemimpin Fakultas perempuan pertama sejak terpisah dari Fakultas Pertanian USU tahun 2014 silam.

Lahir di Pekalongan, sejak kecil Arida adalah perempuan yang tertarik dengan yang berhubungan dengan manusia. Namun seiring waktu, ternyata takdir mengarahkan dirinya berurusan mahluk hidup lain, seperti tumbuhan dan binatang di kawasan hutan.

Baca Juga:

Kepada posmetromedan.id, Prof Arida mengatakan memulai pendidikan sarjana dan magister di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kemudian di tahun 2004 Arida memulai karier sebagai dosen di Kopertis Wilayah 1 Sumatera Utara dan kemudian tahun 2014 dia bergabung di Universitas Sumatera Utara (USU).

Baca Juga:

"Keahlian saya di bidang budidaya hutan, genetika hutan, fisiologi pohon dan pemuliaan pohon. Saya juga memiliki rencana memperkenalkan hutan sejak dini kepada siswa sekolah hingga mahasiswa, sehingga kita semua saling menjaga kelestarian hutan," ujar Prof Arida Senin (11/5/2026).

Menurutnya, luas area kampus Fakultas Kehutanan USU sangat mempuni menjadi wadah pendidikan bagi banyak pihak. Apalagi di Fakultas Kehutanan USU sedang giat memperkuat komitmen dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati.

"Beberapa waktu lalu kita mengadakan pertemuan strategis dalam Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI). Jadinya kita berfokus melakukan pelestarian pohon langka melalui edukasi, penelitian, kolaborasi dan aksi konservasi. Kam akan membangun nursery pohon langka, pengumpulan bibit, penelitian berkecambahan jenis langka, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan beasiswa skripsi, praktisi mengajar serta pengembangan laboratorium kultur jaringan," ujar Prof Arida. (DEN)

Tags
beritaTerkait
Ditekuk Adhyaksa FC, Persipura Gagal Promosi, Suporter Main Bakar
‘Dusun Hantu’ Di Labura Tak Berpenghuni 3 Tahun, Anggaran Dana Desa Diduga Terus Mengalir
Raffi Ahmad Terpukau Warenhuis, Siap Dorong Kolaborasi Kreatif di Kota Medan
Dana CSR untuk Sekolah di Karo Kusut, SKPD Saling Lempar Tanggung Jawab: "Bukan Kami, Tanya Yang Lain!"
Perjuangan Bapak Juan, Ojol di Deli Serdang yang Bertahan Demi Dua Buah Hatinya
Bupati Percepat Modernisasi Pertanian Demi Efisiensi dan Produktivitas
komentar
beritaTerbaru