Ibrahim Hassan yang menjabat sebagai manajer tim juga langsung menghampiri saudaranya untuk menurunkan tangannya sebelum berdialog dengan wasit sambil memberikan isyarat jempol sebagai upaya meredakan ketegangan.
Mesir Merasa Dirugikan oleh Keputusan Wasit
Baca Juga:
Kontroversi bermula saat Argentina mencetak gol penyama kedudukan melalui Lionel Messi.
Para pemain Mesir memprotes keras proses gol tersebut karena menilai terjadi pelanggaran yang seharusnya dihukum, sama seperti insiden sebelumnya ketika gol Mesir dianulir.
Baca Juga:
Pada menit ke-98, wasit Francois Litxer mengeluarkan kartu kuning kepada salah satu anggota staf pelatihMesir sebelum Hossam Hassan memperagakan gestur X yang menjadi pusat perhatian.
Wasit kemudian terlibat diskusi cukup panjang dengan Hossam Hassan dan Ibrahim Hassan sebelum pertandingan kembali dilanjutkan hingga peluit akhir.
Hingga kini belum diketahui apakah insiden tersebut dicantumkan dalam laporan resmi pertandingan atau akan ditindaklanjuti oleh FIFA.
Selepas pertandingan, Hossam Hassan meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Ia menilai Mesir mengalami perlakuan yang tidak adil dalam laga penting tersebut.
"Di mana keadilan dalam olahraga? Di mana keadilan dalam sepak bola? Saya tidak ingin memperindah kata-kata atau memilih ungkapan yang berbelit-belit; hari ini kami mengalami ketidakadilan yang jelas," ujar Hossam Hassan dalam konferensi pers.
Ia juga mengungkapkan Federasi Sepak Bola Mesir sebenarnya telah menyampaikan keberatan atas penunjukan wasit asal Prancis tersebut sebelum pertandingan berlangsung.
Tags
beritaTerkait
komentar