Kisruh Tender Jalan Nias Utara : Panitia & PT ARB Saling Sanggah Soal Jawaban Sanggah
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Insiden kekerasan terjadi di ajang Liga 4 Jawa Timur setelah seorang pemain melakukan tendangan keras ke dada lawan. Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husin, meminta panitia setempat menjatuhkan hukuman tegas atas kejadian tersebut.
Peristiwa itu terjadi dalam pertandingan Liga 4 Babak 32 Besar Zona Jawa Timur antara PS Putra Jaya Pasuruan menghadapi Perseta Tulungagung yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026). Laga tersebut ternoda oleh aksi tidak sportif dari salah satu pemain.
Pemain PS Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, diketahui melakukan tendangan ke arah dada pemainPerseta, Firman Nugraha. Tindakan tersebut dilakukan secara sengaja saat Hilmi berusaha merebut bola dari lawannya.
Baca Juga:
Akibat insiden itu, Firman terjatuh di lapangan, sementara wasit langsung mengeluarkan kartu merah kepada Hilmi. Aksi keras tersebut memicu reaksi keras dan protes dari para pemainPerseta.
"Untuk mencegah berulangnya tindakan-tindakan brutal, memang harus ditegakkan secara tegas. Pada prinsipnya kami itu ingin mengembangkan dunia sepak bola, membantu federasi mengembangkan sebuah kondisi yang kondusif untuk perkembangan sepakbola," kata Umar Husin dalam keterangannya yang dibagikan PSSI.
Baca Juga:
"Nah, pihak-pihak yang mengancam atmosfer yang sehat ini, yang ini yang mesti ditertibkan begitu kan. Yang mesti kami berikan teguran, denda, sanksi, dan lain sebagainya demi tegaknya fair play dan rule of the game dari olahraga khususnya sepakbola," ujarnya menambahkan.
Sebelum mengambil keputusan di level nasional, Komdis PSSI meminta Panitia Disiplin PSSI Jawa Timur untuk lebih dahulu menjatuhkan sanksi terhadap pelaku. Umar Husin menegaskan bahwa hukuman tegas harus diberikan kepada pemain yang bersangkutan.
Bahkan, Komdis PSSI membuka kemungkinan merekomendasikan sanksi terberat apabila diperlukan. Menurutnya, tindakan kekerasan dalam sepakbola nasional harus diberi hukuman yang menimbulkan efek jera bagi seluruh pemain.
"Kami mengimbau kepada teman-teman yang menjadi Panitia Disiplin atau berperan sebagai Komite Disiplin di semua tingkatan liga untuk tidak ragu-ragu menghukum pihak-pihak yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang keras, brutal, sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi," tutur Umar Husin.
Penindakan keras terhadap pemain yang melakukan aksi brutal di lapangan dilakukan untuk melindungan sepak bola dan atlet.
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 12 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 12 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 12 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 15 jam lalu
Polres Labuhanbatu mengamankan seoramg pria terduga pemgedar sabu.
Kriminal 15 jam lalu
Pencuri peralatan kerja di Homestay Gastro berakhir damai, korban sepakat cabut tuntutan.
Sumut 16 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi mendorong Business Matching SPPG dan pelaku usaha jadi wadah koordinasi.
Sumut 17 jam lalu