Ini Pesan Wesly Silalahi untuk Pengurus Pusat GPI
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menggelar temu ramah dengan pengurus pusat GPI.
Berita 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Taput- Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neni Angelina JTP Hutabarat, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan melalui pemanfaatan agens hayati saat menghadiri Pelatihan Pembuatan dan Pengembangan Produk Agens Hayati Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara di Desa Pancur Napitu, Kecamatan Siatas Barita, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Ketua TP PKK Kecamatan Siatas Barita, Ketua TP PKK Desa Pancur Napitu Evi Tulus Panggabean, serta kelompok tani dan Bora Boru ni Raja.
Dalam kesempatan itu, Ny. Neni mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi agens hayati secara mandiri.
Baca Juga:
Menurutnya, penggunaan agens hayati menjadi salah satu solusi untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan.
"Pelatihan seperti ini sangat penting agar kelompok tani bisa memproduksi agens hayati secara mandiri. Ini langkah nyata menekan biaya produksi sekaligus menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang. Saya melihat perempuan-perempuan tangguh di sini adalah pembawa perubahan untuk pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan," ujar Ny. Neni.
Baca Juga:
Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian membutuhkan keseriusan dan komitmen yang kuat dari para pelakunya agar mampu memberikan hasil yang maksimal.
"Kalau sudah memilih menjadi petani, harus betul-betul bertani, jangan setengah-setengah dan jangan tanggung-tanggung. Pertanian membutuhkan ketekunan, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar. Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi seperti agens hayati, saya yakin petani kita akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera," tegasnya.
Ny. Neni menambahkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Melalui keterlibatan aktif perempuan dalam kelompok tani dan kegiatan pemberdayaan masyarakat, berbagai perubahan positif dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat desa.
Pada pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi teori dan praktik mulai dari pemilihan bahan baku, proses fermentasi, hingga teknik aplikasi agens hayati di lahan pertanian.
Penggunaan agens hayati dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia, sekaligus mendukung terciptanya sistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menggelar temu ramah dengan pengurus pusat GPI.
Berita 39 menit lalu
Sekda Binjai Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Bahas Penataan PPPK dan Relaksasi Belanja Pegawai Daerah.
Sumut 42 menit lalu
Bupati Karo, Antonius Ginting, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (8/6/2026).
Sumut 50 menit lalu
Ny. Neni Angelina JTP Hutabarat Dukung Pertanian Ramah Lingkungan Melalui Pengembangan Agens Hayati.
Sumut satu jam lalu
Badan Narkotika Nasional (BNN) dikabarkan menangkap 20 orang lebih atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Semangat membangun jejaring internasional dan memperkuat kapasitas jurnalis perempuan menjadi sasar utama audiensi
Medan 2 jam lalu
Timnas Indonesia Sikat Mozambik di GBK! Ole Romeny Jadi Pahlawan, Garuda Catat Kemenangan Kedua FIFA Matchday.
Sport 2 jam lalu
Isu dugaan praktik makelar proyek dan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, yang belakangan terus menjadi perbincangan publik
Medan 3 jam lalu
Sinergi Pencegahan Narkoba, Fokus RNI dan Winner Putera Puteri Pemulihan Sumut Audiensi ke BNNK Deli Serdang
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Mengasah kemampuan dalam menembak tentunya sangat diperlukan sebagai bentuk melatih diri dalam keterampilan menemb
Sumut 5 jam lalu