Minggu, 28 Juni 2026

Syah Afandin Saksikan Penobatan Kejuruan Bahorok, Tanda Kebangkitan Adat Melayu Langkat

Administrator - Minggu, 22 Juni 2025 21:06 WIB
Syah Afandin Saksikan Penobatan Kejuruan Bahorok, Tanda Kebangkitan Adat Melayu Langkat
TRG/Ist
Syah Afandin Saksikan Penobatan Kejuruan Bahorok: Tanda Kebangkitan Adat Melayu Langkat.

POSMETRO MEDAN,Langkat- Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri penobatan dan kerapatan adat Kejuruan Bahorok yang berlangsung khidmat di Hotel Rindu Alam, Bukit Lawang, Minggu (22/6/2024).

Momen ini menjadi catatan penting dalam sejarah kebudayaan Melayu Langkat karena untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka tahun 1945, penobatan Kejuruan Bahorok kembali dilaksanakan.

Dalam prosesi adat tersebut, Yang Mulia Tengku Ali Hanafiah Bin Tengku Dachrul Bin Tengku Bahagi resmi dinobatkan sebagai Kejuruan Bahorok, sebuah jabatan adat yang memiliki akar sejarah kuat dalam struktur Kesultanan Langkat dan warisan budaya Melayu yang hidup di tengah masyarakat.

Baca Juga:

Acara penobatan ini dihadiri para sultan dan tokoh adat dari berbagai daerah, di antaranya Sultan Asahan, Sultan Serdang, Ketua Gerbang Malay, Ketua Dewan Syarikat Melayu Langkat, tokoh masyarakat Melayu dan Karo, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat.

Tokoh Melayu Langkat yang juga anggota DPR RI, Datuk Sri Prof. Dr. Ir. H. Djohar Arifin Husein, PH.D, menyampaikan bahwa menjadi seorang kejuruan bukan tugas ringan, melainkan amanah besar untuk memimpin rakyat ke arah yang lebih baik dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Baca Juga:

Sejalan dengan itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan bahwa dirinya merasa menjadi saksi hidup atas kembalinya tatanan adat dan kearifan lokal yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Langkat.

"Kita menjadi saksi hidup akan tegaknya kembali tatanan adat dan kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Langkat," ucap Bupati Syah Afandin.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan budaya Melayu. Hal ini dibuktikan dengan telah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebudayaan Melayu.

"Disahkannya Perda ini merupakan bentuk penghargaan luar biasa terhadap budaya Melayu yang merupakan identitas masyarakat Langkat," ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Syah Afandin mengajak seluruh masyarakat Melayu untuk menggali potensi daerah dan bergerak bersama membangun Langkat melalui kekuatan budaya dan adat istiadat.

"Sudah saatnya masyarakat Melayu menunjukkan peran aktifnya, bukan hanya dalam pelestarian budaya, tapi juga dalam mendorong kemajuan daerah," pesannya.

Penobatan Kejuruan Bahorok ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kembali nilai-nilai adat dan budaya Melayu di Langkat sebagai bagian integral dari pembangunan daerah yang berakar pada kearifan lokal.(TRG)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Marak! Pencurian Sawit di Lahan Milik RGO, Kinerja Kepala Desa Besilam Bukit Lembasa Dipertanyakan
Kapolres Langkat Dukung Sukses Bakti Kesehatan Polda Sumut, Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Pelayanan Gratis
Kodim 0203/Langkat Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung Antarlingkungan di Kelurahan Bela Rakyat
Kapolres Langkat Serahkan Kunci Rumah Hasil Bedah Rumah kepada Ibu Ginah
Gawat! Curi Lembu Naik Fortuner, Eh...Ketahuan, Suami Istri Diamuk Warga
BPK Temukan Dugaan Pemahalan Pengadaan Belanja Mebel SDN di Langkat, Foto Kadisdik Makan-makan dengan Wartawan Beredar
komentar
beritaTerbaru