Kamis, 13 Agustus 2026

Kakanwil Ditjenpas Sumut: 630 Warga Binaan di Tanjung Gusta Buta Huruf

P. Silalahi - Rabu, 12 Agustus 2026 16:00 WIB
Kakanwil Ditjenpas Sumut: 630 Warga Binaan di Tanjung Gusta Buta Huruf
facebook @Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara
Kakanwil Ditjenpas Sumut kepada Gubsu mengakui 630 warga binaan di sekitar Tanjung Gusta belum mengenal huruf.

POSMETRO MEDAN- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara di Ruang Kerja Gubernur Sumatera Utara, Selasa (11/08/2026).

Pertemuan itu menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kanwil Ditjenpas Sumut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dalam audiensi tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sumut menyampaikan sejumlah kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan.

Baca Juga:

Salah satunya terkait keterbatasan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang produktif bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan dan menghasilkan karya selama menjalani masa pembinaan.

Kakanwil juga menyampaikan pentingnya penguatan pendidikan vokasi melalui berbagai pelatihan keterampilan.

Baca Juga:

Program itu diharapkan dapat memberikan bekal kompetensi kepada warga binaan sehingga memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan secara positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

Selain keterampilan, turut dibahas kebutuhan tenaga pengajar untuk mendukung program pendidikan bagi warga binaan.

Saat ini, kata dia seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Kanwil ditjenpas sumatera utara yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 12 Agustus 2026,-- masih terdapat sekitar 630 warga binaan, khususnya di kawasan Tanjung Gusta, yang belum mengenal huruf.

Selama ini, sambungnya pula, proses pembelajaran masih banyak didukung oleh tenaga internal pemasyarakatan sehingga diperlukan dukungan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan.

Aspek pemenuhan layanan kesehatan bagi warga binaan juga menjadi salah satu perhatian dalam audiensi. Tidak seluruh warga binaan memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya warga binaan pindahan maupun mereka yang mengalami kendala administrasi kependudukan.

Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada Kakanwil Ditjenpas Sumut beserta jajaran atas upaya yang terus dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap berbagai program pemasyarakatan yang berorientasi pada peningkatan wawasan, pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian warga binaan.

Gubernur juga mendorong adanya kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung program pelatihan dan pengembangan kompetensi warga binaan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka peluang kolaborasi dalam pemanfaatan lahan milik Pemprov Sumut untuk mendukung kegiatan produktif dan positif bagi warga binaan.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh program-program yang dilaksanakan jajaran Ditjenpas Sumut. Kolaborasi ini perlu terus diperkuat agar warga binaan memperoleh wawasan, keterampilan, dan kesempatan untuk melakukan kegiatan yang produktif sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," ujar Gubernur Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas upaya bersama dalam memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba, baik kepada warga binaan maupun masyarakat, khususnya generasi muda di Sumatera Utara. Hal ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap dampak penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Terkait layanan kesehatan, Gubernur Sumatera Utara juga menyampaikan bahwa warga binaan yang memiliki identitas kependudukan Sumatera Utara dapat memperoleh dukungan melalui program BPJS Kesehatan gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Kanwil Ditjenpas Sumut dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadirkan program pembinaan yang lebih komprehensif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan terus ditingkatkan.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Staf Khusus Kementerian Imigrasi Cek Fasilitas Ruang Layanan Rutan
Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Pengunjung Lapas Kelas I Medan: Wujud Komitmen Pelayanan Prima yang Humanis
Staf Ahli dan Staf Khusus Ditjenpas Periksa Fasilitas Rutan Kelas I Medan
Kakanwil Ditjenpas Sumut Tegaskan Larangan Penggunaan HP di Lapas
Dari Lubuk Pakam untuk Masa Depan Bangsa, Semangat HAN 2026 Menggema
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah
komentar
beritaTerbaru