Senin, 26 Oktober 2026

Tindak Lanjut Keracunan MBG, Delapan Hasil Kesepakatan RDP Akan Disampaikan ke BGN

Faliruddin Lubis - Senin, 07 September 2026 22:07 WIB
Tindak Lanjut Keracunan MBG, Delapan Hasil Kesepakatan RDP Akan Disampaikan ke BGN
JPG
Rapat Dengar Pendapat Terkait Dugaan Keracunan MBG.

Ia mengaku pada Jumat lalu anaknya baru dua kali masuk sekolah sebelum kembali menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Menurutnya, pihak rumah sakit juga belum dapat memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami anaknya.

"Saya bawa hasil rontgen ini. Saya tanya dokter paru apa penyebabnya, kemudian dokter mengatakan asap rokok. Bukan saya saja, semua anak-anak yang terkena racun MBG merasakan paru sesak, kepala sakit, tenggorokan sakit. Tapi kenapa dibilang akibat asap rokok?" ucapnya.

Baca Juga:

Ia mempertanyakan pernyataan tersebut karena menurutnya gejala serupa juga dialami oleh anak-anak lain yang diduga terdampak setelah mengonsumsi makanan MBG.

Para orang tua menegaskan, persoalan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus disalahkan. Mereka meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi serta menjamin keamanan makanan yang diberikan kepada siswa.

Baca Juga:

Perwakilan Elemen Masyarakat Karo Peduli, Jhon Ginting, mengatakan terdapat delapan poin tuntutan orang tua siswa yang telah disepakati dalam RDP. Delapan tuntutan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Jhon, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang berkaitan dengan dugaan keracunan tersebut.

"Dalam arti kata, selama ini kami belum tahu apa hasil labnya. Ini sudah keluar tapi tidak diumumkan. Dari keterangan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengatakan racun MBG ada tiga," ucapnya.

Jhon mengatakan, dari delapan poin tuntutan yang disepakati, pihaknya meminta notulen hasil rapat segera disampaikan kepada mereka paling lambat satu minggu.

"Supaya orang tua tidak was-was lagi terhadap penanganan anaknya," katanya.

Ia menyebut ada dua poin yang dinilai paling mendesak untuk segera diselesaikan, yakni pemulihan kesehatan anak-anak yang diduga mengalami keracunan serta pendampingan psikologis agar anak-anak tersebut tidak mengalami trauma.

Tags
beritaTerkait
Polres Karo Ikut Deklarasi "Polisi Bersama Masyarakat Sumut Tolak Narkoba"
Puluhan Santri Pesantren Madzillah Alami Pening, Muntah-muntah dan Mencret Usai Santap Makanan pada HSN di Alun-alun Pemkab Deli Serdang
AKP Andita Sitepu Promosi Jadi Kapolsek Tigalingga
Polres Karo Cek Dugaan Sarang Narkoba di Tiganderket
Garda Harapan Sumut Desak Klarifikasi Terbuka Terkait Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Sumut Berinisial JT
LMP MBG Apresiasi Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo, MBG Jangkau 57 Juta Penerima
komentar
beritaTerbaru