Kamis, 13 Agustus 2026
Jejak Pekebun dan Perkebunan Sumatera Timur

Kekuasaan di Tanah Deli hingga Simalungun, Dari Eksperimen Sawit hingga Kebun Teh di Lereng

Administrator - Selasa, 14 Oktober 2025 19:50 WIB
Kekuasaan di Tanah Deli hingga Simalungun, Dari Eksperimen Sawit hingga Kebun Teh di Lereng
IST
Jejak Pekebun dan Perkebunan Sumatera Timur.

Para ahli perkebunan kala itu memahami satu prinsip penting: semakin tinggi letak kebun dari permukaan laut, semakin harum dan kuat karakter teh yang dihasilkan. Wilayah Marjandi, Bah Butong,dan Sidamanik pun menjadi kawasan unggulan.

Teh dari dataran tinggi ini dikenal memiliki aroma khas dan cita rasa yang digemari pasar Eropa. Sebuah foto lawas yang tersimpan di Tropen Museum memperlihatkan pabrik teh Pagar Jawa pada awal abad ke-20, simbol kejayaan industri teh di masa kolonial.

Baca Juga:

Menurut catatan Pelzer (1985), pada tahun 1915 luas kebun teh di Sumatera Timur hanya sekitar 3.200 hektare, sebagian besar berada di Kabupaten Simalungun.

Namun, tiga dekade kemudian, luasnya melonjak hingga lebih dari 21 ribu hektare, merambah hingga dataran tinggi Toba dan Dairi. Pertumbuhan pesat itu menjadikan teh bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi juga warisan sosial-ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:

Para pekerja lokal menjadi bagian dari sistem perkebunan global yang diatur dengan disiplin khas Belanda, sekaligus meninggalkan jejak panjang dalam sejarah budaya kerja masyarakat Simalungun. (erni/Bersambung...)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Duh..!!! Polisi Bongkar Kasus Peredaran Ganja di Universitas Simalungun
Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun Tegaskan Komitmen Patroli Malam Demi Rasa Aman Warga
Gaspol di Trek Tobasari,  Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026
Pereli Ryan Nirwan Kuasai 3 SS Awal APRC Tobasari, Ijeck Menempel Ketat
Babinsa Kodim 0207/Simalungun Turun Langsung Ajak Warga Kibarkan Merah Putih
Polsek Gunung Malela Amankan 2 Wanita dalam Perkara Sabu-sabu
komentar
beritaTerbaru