Kamis, 14 Mei 2026
Jejak Pekebun dan Perkebunan Sumatera Timur

Kekuasaan di Tanah Deli hingga Simalungun, Dari Eksperimen Sawit hingga Kebun Teh di Lereng

Administrator - Selasa, 14 Oktober 2025 19:50 WIB
Kekuasaan di Tanah Deli hingga Simalungun, Dari Eksperimen Sawit hingga Kebun Teh di Lereng
IST
Jejak Pekebun dan Perkebunan Sumatera Timur.

Para ahli perkebunan kala itu memahami satu prinsip penting: semakin tinggi letak kebun dari permukaan laut, semakin harum dan kuat karakter teh yang dihasilkan. Wilayah Marjandi, Bah Butong,dan Sidamanik pun menjadi kawasan unggulan.

Teh dari dataran tinggi ini dikenal memiliki aroma khas dan cita rasa yang digemari pasar Eropa. Sebuah foto lawas yang tersimpan di Tropen Museum memperlihatkan pabrik teh Pagar Jawa pada awal abad ke-20, simbol kejayaan industri teh di masa kolonial.

Baca Juga:

Menurut catatan Pelzer (1985), pada tahun 1915 luas kebun teh di Sumatera Timur hanya sekitar 3.200 hektare, sebagian besar berada di Kabupaten Simalungun.

Namun, tiga dekade kemudian, luasnya melonjak hingga lebih dari 21 ribu hektare, merambah hingga dataran tinggi Toba dan Dairi. Pertumbuhan pesat itu menjadikan teh bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi juga warisan sosial-ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:

Para pekerja lokal menjadi bagian dari sistem perkebunan global yang diatur dengan disiplin khas Belanda, sekaligus meninggalkan jejak panjang dalam sejarah budaya kerja masyarakat Simalungun. (erni/Bersambung...)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Sindikat Pencuri Sawit Disikat, 3 Pelaku dan Mobil Pick-Up Diringkus, Penadah Dikejar
Diduga Langgar Juknis dan Tak Sesuai Kontrak, Proyek Rabat Beton 200 Meter CV NAS di PTPN IV Ajamu Mangkrak
Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan
Ungkap Jaringan Narkoba Simalungun-Batubara, Polisi Sita 142 Gram Sabu dan Airsoft Gun
Gerak Cepat Polsek Bandar Huluan Ringkus Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor, Korban Rugi Rp20 Juta
Kapolsek Kampung Rakyat Ultimatum Pelaku dan Penadah Sawit
komentar
beritaTerbaru