Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Sudah 1.430 Orang
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Humbahas -Pencarian korban tanah longsor yang terjadi di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), hingga Kamis (27/11/2025) pukul 15.00 WIB masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Upaya evakuasi dan pencarian dilakukan tanpa henti meski cuaca di lokasi masih sangat ekstrem dan berpotensi menimbulkan longsor susulan.
Personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari Polres Humbahas, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Basarnas, BPBD, instansi terkait, serta pemerintah desa, dengan total sebanyak 62 personel. Seluruh tim bekerja secara terpadu di lapangan untuk mempercepat pencarian para korban yang masih belum ditemukan.
Pencarian dilakukan hingga radius satu kilometer ke arah bawah dari titik pusat longsor, dibantu dua unit alat berat yang digunakan untuk menggeser material tanah, bongkahan kayu, serta membersihkan jalur evakuasi. Alat berat tersebut juga difungsikan untuk memperluas area pencarian yang saat ini masih dipenuhi lumpur tebal dan material longsor.
Baca Juga:
Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty S.I.K melalui Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., mengatakan bahwa meskipun hujan deras dan kabut tebal terus menyelimuti lokasi, tim tetap melanjutkan pencarian dengan penuh kehati-hatian.
"Situasi di lapangan masih sangat ekstrem. Hujan turun hampir tanpa jeda dan kabut tebal membuat jarak pandang pendek. Namun demikian, pencarian korban tetap kami lakukan. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas, tetapi kami juga berupaya semaksimal mungkin agar seluruh korban dapat segera ditemukan," ujar Wakapolres.
Baca Juga:
Sebelumnya dilaporkan bahwa jumlah korban dalam peristiwa tanah longsor ini sebanyak 14 orang. Enam orang ditemukan selamat dengan kondisi luka berat, empat orang meninggal dunia, dan empat orang lainnya masih dalam pencarian hingga saat ini. Tim terus berupaya memperluas area penyisiran untuk menemukan para korban yang belum ditemukan tersebut.
Di lokasi bencana, telah berdiri satu posko utama milik Basarnas dan satu dapur umum dari Kementerian Sosial. Sementara itu, masyarakat yang rumahnya rusak atau berada di zona rawan longsor telah diungsikan ke rumah keluarga atau kerabat yang berada di lokasi aman.
Selain menelan korban jiwa, longsor juga merusak puluhan hektare lahan sawah milik masyarakat yang telah ditanami padi berusia dua bulan. Kerusakan lahan pertanian ini menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya ketahanan pangan warga dalam beberapa bulan ke depan.
Wakapolres Kompol Manson Nainggolan juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi imbauan dari petugas terkait potensi longsor susulan.
"Kami meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Jangan berada di sekitar tebing atau aliran sungai yang berpotensi terjadi pergerakan tanah. Utamakan keselamatan dan segera laporkan jika melihat tanda-tanda longsor."
Ia juga menegaskan kepada masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas di jalur Doloksanggul–Pakkat dan Pakkat–Barus, Tapanuli Tengah, karena akses tersebut saat ini lumpuh total akibat longsor di beberapa titik.
"Untuk sementara, seluruh warga kami imbau agar tidak melewati jalur tersebut. Kondisi jalan sangat membahayakan, banyak titik yang terputus dan rawan longsor susulan. Mohon kesabaran masyarakat hingga jalur benar-benar dinyatakan aman oleh petugas." ujar Wakapolres.(lam)
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 6 menit lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 58 menit lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 14 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 16 jam lalu
Polres Labuhanbatu mengamankan seoramg pria terduga pemgedar sabu.
Kriminal 17 jam lalu