Selasa, 30 Juni 2026

Dampak Banjir, BBM Mulai Langka di Kabanjahe dan Berastagi

Faliruddin Lubis - Minggu, 30 November 2025 01:32 WIB
Dampak Banjir, BBM Mulai Langka di Kabanjahe dan Berastagi
Jepri
SPBU Simpang Masjid Agung Kabanjahe Kosong.

POSMETRO MEDAN,Karo - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Biosolar di sejumlah SPBU di Berastagi dan Kabanjahe mulai mengalami kelangkaan.

Kondisi ini merupakan dampak dari banjir dan cuaca buruk yang melanda Kota Medan, sehingga mengganggu distribusi BBM ke wilayah Tanah Karo.

Kelangkaan ini membuat masyarakat khawatir, terutama warga yang sehari-hari mengandalkan BBM untuk aktivitas dan mobilitas kendaraan mereka.

Baca Juga:

Sabtu (29/11) sekitar pukul 21.23 WIB, pantauan di SPBU Jalan Mariam Ginting, Simpang Tiga Masjid Agung Kabanjahe menunjukkan seluruh jenis BBM, mulai dari Pertalite, Pertamax hingga Biosolar, dalam keadaan kosong.

Hal serupa terlihat di SPBU Tugu Perjuangan Berastagi, SPBU Desa Raya, dan SPBU Laudah Kabanjahe. Beberapa SPBU memilih menutup operasional sementara.

Baca Juga:

Meski demikian, sejumlah warga tetap memarkirkan kendaraan mereka di luar kawasan SPBU sambil menunggu kemungkinan datangnya truk tangki pengangkut BBM.

"Sejak tadi pagi susah kali cari Pertalite. Saya sudah keliling, rata-rata SPBU di Kabanjahe BBM-nya kosong. Terpaksa kami parkir dan nunggu di sini sampai ada truk tangki datang," ujar Angga, seorang warga yang hendak pulang ke Medan.

Hingga kini, warga berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal agar aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu.(JPG)

Tags
beritaTerkait
Arif Jaka Sona PDI- P Binjai Tinjau Dua Titik Drainase yang Sering Kebanjiran
DPW PKB Sumut 'Mainkan' Pemilihan Ketua DPC PKB Karo
Ali Aro Lawolo: Presiden Sudah Datang, Tak Juga Dibangun...
Polsek Berastagi Amankan Dua Terduga Pelaku Pungli di Jalur Wisata Air Panas Doulu
Pemkab Deli Serdang Perkuat Kompetensi 132 Pejabat Administrator
Aksi Demo Stop MBG dan Turunkan BBM Diperkirakan Diikuti 1.500 Massa di Bundaran HI
komentar
beritaTerbaru