Jumat, 14 Agustus 2026

Dampak Banjir, BBM Mulai Langka di Kabanjahe dan Berastagi

Faliruddin Lubis - Minggu, 30 November 2025 01:32 WIB
Dampak Banjir, BBM Mulai Langka di Kabanjahe dan Berastagi
Jepri
SPBU Simpang Masjid Agung Kabanjahe Kosong.

POSMETRO MEDAN,Karo - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Biosolar di sejumlah SPBU di Berastagi dan Kabanjahe mulai mengalami kelangkaan.

Kondisi ini merupakan dampak dari banjir dan cuaca buruk yang melanda Kota Medan, sehingga mengganggu distribusi BBM ke wilayah Tanah Karo.

Kelangkaan ini membuat masyarakat khawatir, terutama warga yang sehari-hari mengandalkan BBM untuk aktivitas dan mobilitas kendaraan mereka.

Baca Juga:

Sabtu (29/11) sekitar pukul 21.23 WIB, pantauan di SPBU Jalan Mariam Ginting, Simpang Tiga Masjid Agung Kabanjahe menunjukkan seluruh jenis BBM, mulai dari Pertalite, Pertamax hingga Biosolar, dalam keadaan kosong.

Hal serupa terlihat di SPBU Tugu Perjuangan Berastagi, SPBU Desa Raya, dan SPBU Laudah Kabanjahe. Beberapa SPBU memilih menutup operasional sementara.

Baca Juga:

Meski demikian, sejumlah warga tetap memarkirkan kendaraan mereka di luar kawasan SPBU sambil menunggu kemungkinan datangnya truk tangki pengangkut BBM.

"Sejak tadi pagi susah kali cari Pertalite. Saya sudah keliling, rata-rata SPBU di Kabanjahe BBM-nya kosong. Terpaksa kami parkir dan nunggu di sini sampai ada truk tangki datang," ujar Angga, seorang warga yang hendak pulang ke Medan.

Hingga kini, warga berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal agar aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu.(JPG)

Tags
beritaTerkait
Sambut HUT Perak, Posmetro Medan Bikin Rakerda
Usai Santap MBG Siswa SMA di Berastagi Diduga Keracunan, Dilarikan ke RS Efarina
Forkopimca Berastagi Bagikan dan Pasang Bendera Merah Putih di Sekitar Tugu Perjuangan
Tim LINGKABER Polres Karo Amankan Remaja Bawa Senjata Tajam
Kunjungi Moderamen GBKP, Bupati Karo Serahkan Surat Pernyataan Resmi Penyerahan Aset RSUD Kabanjahe
Motif Pembunuhan Sadis di Kabanjahe Terkuak, Masih Seputar Perselingkuhan, Dendam dan Terbakar Api Cemburu
komentar
beritaTerbaru