"Kami maunya kepala desa dicopot dari jabatannya. Ada apa sebenarnya? Apa ada kedekatan dengan Ketua DPRD Langkat?" kata warga lain, D. Ginting.

Baca Juga:
Lahan yang tak ada listrik
Baca Juga:
Kepala Desa Telagah, Kolen Ginting, juga disebut melakukan kekeliruan dalam pengukuran arah dan batas tanah hibah. Warga menyebut terdapat kesalahan penulisan pada surat atas nama Darta Surbakti, di mana arah timur dan barat tertukar.
Padahal tanah hibah dari Meja Sembiring yang berada di tepi jalan lintas sudah disiapkan sebagai lokasi pembangunan Puskesmas.
Warga menambahkan, pemborong yang seharusnya mengerjakan pembangunan di lokasi hibah juga mengalami intimidasi yang diduga berasal dari Ketua DPRD Langkat, Sribana P.A. (TRG)
Tags
beritaTerkait
komentar