Minggu, 29 Maret 2026

Tembakau, Kekuasaan, dan Luka Lama Medan: Warisan yang Dipadamkan

Faliruddin Lubis - Kamis, 11 Desember 2025 01:37 WIB
Tembakau, Kekuasaan, dan Luka Lama Medan: Warisan yang Dipadamkan
IST
Peta dan grafis

Tahun pertama, Nienhuys gagal. Namun pada 1869, ia bangkit kembali. Tembakau hasil tanamannya dikirim ke Rotterdam dan langsung meledak di bursa lelang Eropa sebagai bahan pembungkus cerutu kelas premium: Tembakau Deli.

Untuk memenuhi permintaan pasar, ribuan pekerja kontrak didatangkan dari berbagai wilayah:

Baca Juga:

Cina: Penang, Singapura, Swatow, Amoy, Kanton

India: Koromandel

Baca Juga:

Siam

Jawa: Bagelen

Pada 1 November 1869, Nienhuys mendirikan perusahaan raksasa Deli Maatschappij, yang kemudian menjadi penguasa perkebunantembakau terbesar di Asia. Hanya satu dekade berselang, puluhan perusahaan baru membentang dari Sungai Wampu hingga Sungai Ular. Pada 1884, jumlah perkebunantembakau melonjak menjadi 76 perusahaan, tersebar hingga ke Padang, Sumatera Barat.

Kebijakan Agraria dan Gelombang Liberalisasi

Tags
beritaTerkait
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan: Operasi Ketupat Toba 2026 Berjalan Sukses
Dirlantantas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah Pastikan Jalur Wisata Aman
Wali Kota Medan Apresiasi Program Mudik Gratis Presisi 2026 Bersama Poldasu
Oknum Bank Mandiri Diduga Terseret Skandal Kasus Hilangnya Dana Nasabah Rp123 Miliar
Polda Sumut Tetapkan Mantan Kepala Kas Tersangka, Terdekteksi Kabur Ke Australia
Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Lepas 4 Bus Mudik Gratis dari Terminal Amplas, Ini Momen Foto-fotonya
komentar
beritaTerbaru