Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 2 jam lalu
Titik balik terbesar datang melalui Agrarische Wet 1870, sebuah undang-undang agraria yang memungkinkan investor swasta menyewa tanah Sultan hingga 75 tahun. Sistem ini menggantikan cultuurstelsel dan menjadi mesin baru liberalisasi perkebunan Hindia Belanda.
Perusahaan-perusahaan raksasa seperti Deli Maatschappij, Senembah Maatschappij, hingga kongsi Inggris Harrison & Crosfield mulai menguasai roda ekonomi Sumatra Timur. Memasuki abad ke-20, tembakau bukan lagi satu-satunya komoditas utama. Karet, kopi, dan kelapa sawit mulai ditanam. Beberapa tonggak penting di antaranya:
Baca Juga:
1902: Kebun karet pertama di Serdang oleh Harrison & Crosfield
1909–1914: Masuknya perusahaan Amerika, termasuk United States Rubber Company dan Goodyear
Baca Juga:
1916: Jumlah perusahaan perkebunan mencapai 320 perusahaan
Perkembangan pesat ini menjadikan Medan—ibukota Karesidenan sejak 1887—kota kolonial paling kosmopolit di luar Jawa. Jalur kereta api dibangun, pelabuhan Belawan diperluas, dan ribuan tenaga kerja kontrak (koeli) menghidupkan pusat-pusat ekonomi perkebunan.
Namun, di balik gedung-gedung megah dan laba besar para planter Eropa, kehidupan para koeli berlangsung keras: sistem kerja berikat, pemukiman barak, pengawasan ketat mandor, hingga kekerasan yang tercatat dalam arsip kolonial. Luka-luka sosial ini menjadi bagian dari sejarah kelam perkebunan Sumatra Timur.
Jejak Panjang yang Mengubah Sumatera
Sejarah perkebunan di Sumatera Timur adalah kisah tentang modal, kolonialisme, dan perjumpaan budaya di kawasan strategis jalur Selat Malaka. Para planter Eropa, saudagar Melayu, serta migran Cina, India, Siam, dan Jawa membentuk lanskap sosial baru yang kemudian menjadi fondasi ekonomi modern Sumatera Utara.
Ekspansi perkebunan lintas komoditas sejak tembakau pertama ditanam pada 1863 hingga puncak kejayaan awal abad ke-20 tumbuh seiring kemajuan teknologi kapal uap, dibukanya Terusan Suez, dan kebijakan agraria Belanda.
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 2 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 5 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 6 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 7 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 7 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 9 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 12 jam lalu