Senin, 30 Maret 2026

Lapangan Bola Dipatok, Rakyat Melawan! Ratusan Warga Pasar 3 Mengamuk, Camat–Kades Diminta Dicopot

Evi Tanjung - Senin, 29 Desember 2025 21:59 WIB
Lapangan Bola Dipatok, Rakyat Melawan! Ratusan Warga Pasar 3 Mengamuk, Camat–Kades Diminta Dicopot
ist
Tanah lapang di pasar 3 Tembung bakal jadi apa, lihat saja nanti

POSMETRO MEDAN, Deli Serdang — Amarah warga Pasar 3, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, akhirnya meledak. Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pasar 3 turun ke lapangan pada Minggu (28/12/2025), menolak keras rencana pemindahan pedagang ke dalam lapangan sepak bola Pasar 3, yang selama ini menjadi satu-satunya sarana olahraga dan ruang publik bagi warga setempat.

Aksi tersebut dipimpin tokoh pemuda FR Nasution, bersama Drs Agus Salim, Ketua Pemuda Pasar 3 Wahyu, serta Ketua Kelompok Tani Aan Golap. Dalam orasi bergantian, massa mengecam kebijakan Pemerintah Kabupaten Deliserdang yang dinilai sepihak, tertutup, dan sarat kepentingan.

Menurut warga, keputusan pemindahan pedagang dilakukan tanpa musyawarah, tanpa sosialisasi, dan tanpa koordinasi dengan masyarakat Pasar 3. Bahkan, pematokan di area lapangan telah dilakukan lebih dulu, memicu kemarahan warga karena dianggap sebagai bentuk arogansi kekuasaan.

Baca Juga:

"Lapangan ini bukan tanah kosong. Ini tempat anak-anak kami bermain bola, tempat pemuda berolahraga, dan ruang sosial masyarakat. Kalau ini diambil, kami mau ke mana lagi?" teriak FR Nasution di hadapan massa.

Ia menegaskan, warga bukan menolak penataan pedagang, namun menolak jika lapangan sepak bola dijadikan korban atas kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.

Baca Juga:

Forum Masyarakat Pasar 3 juga secara tegas menyatakan bahwa tindakan pematokan tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan aparat pemerintahan setempat. Karena itu, mereka mendesak Camat Percut Sei Tuan, Kepala Desa, Kepala Dusun, serta Kasi Trantib untuk bertanggung jawab dan dicopot dari jabatannya.

"Pematokan ini tidak mungkin berdiri sendiri. Ada peran Camat, Kades, Kadus, dan Kasi Trantib. Kami menduga kuat ada pembiaran, bahkan keterlibatan. Untuk itu kami minta mereka dicopot.

Nada lebih keras disampaikan Ketua Pemuda Pasar 3, Wahyu. Ia menilai pemerintah telah gagal memahami kebutuhan dasar masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kalau lapangan ini hilang, berarti pemerintah sedang membunuh ruang sehat anak-anak dan pemuda. Jangan salahkan kami kalau nanti muncul masalah sosial baru," ujarnya.

Tak hanya itu, dugaan adanya kepentingan ekonomi di balik rencana pemindahan pedagang juga mencuat dalam aksi tersebut. Massa menduga kuat ada oknum yang bermain dan menjual-jual nama Bupati Deliserdang demi keuntungan pribadi.

FR Nasution secara terbuka meminta Bupati Deliserdang, Asriluddin Tambunan, untuk turun tangan langsung dan tidak membiarkan kebijakan daerah dikendalikan oleh oknum di lapangan.

"Kami minta Pak Bupati jangan diam. Jangan sampai nama beliau dijadikan tameng untuk kepentingan pribadi. Kami mencium ada uang di balik semua ini," ucapnya disambut sorakan massa.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Aan Golap menambahkan bahwa lapangan sepak bola tersebut juga memiliki fungsi sosial dan ekonomi bagi warga sekitar, termasuk kegiatan komunitas dan pertanian urban.

"Ini bukan hanya soal bola, tapi soal hak hidup masyarakat," katanya.

Aksi berlangsung damai namun penuh tekanan. Spanduk dan poster bernada protes dibentangkan, dengan tulisan-tulisan seperti 'Lapangan Bukan Lapak' dan 'Tolak Kebijakan Sepihak'. Massa menegaskan akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak direspons.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Camat Percut Sei Tuan maupun Pemerintah Kabupaten Deliserdang terkait tuntutan warga Pasar 3 tersebut. ( Tim)

Tags
beritaTerkait
Wujudkan Kepedulian Sosial, Mutiara Kids Binjai Bagikan 300 Paket Takjil di Tanah Lapang Merdeka
Sat Reskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Remaja Saat Tahun Baru
Sengketa Tanah Warisan di Danau Toba, Profesor Maryani Dilaporkan ke Polda Sumut
Bupati Sampaikan Kondisi Jalan Nasional & Provinsi ke Kemendagri, Wabup Soal Lahan Eks HGU
3 SPPG Kodim 0205/TK Resmi Diluncurkan, Dukung MBG dan Siap Jadi Dapur Umum Saat Bencana
Kabanjahe Darurat Narkoba, Bandar dan Pengedar Terstruktur
komentar
beritaTerbaru