POSMETRO MEDAN, Labusel – Malam di Dusun Cinta Makmur, Desa Aek Batu, terasa sedikit berbeda pada Rabu (15/4/2026). Di tengah suasana tenang Kecamatan Torgamba, sebuah pertemuan hangat terselenggara di Pondok Pesantren Ell Firdaus.
Bukan dalam rangka urusan formalitas yang kaku, melainkan sebuah silaturahmi yang merekatkan hubungan antara penegak hukum dan tokoh agama.
Kapolsek Torgamba, AKP Sunipan Gurusinga, S.H., hadir langsung untuk menyapa keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan pimpinan pesantren.
Baca Juga:
Pertemuan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menjadi ruang bagi polisi dan tokoh agama untuk duduk melingkar, berdialog, dan menyatukan visi demi kedamaian di Labuhanbatu Selatan.
.jpeg)
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, AKP Sunipan tidak hanya memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, tetapi juga membuka diri terhadap kritik dan saran.
Baginya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak melulu soal patroli di jalanan atau penegakan hukum yang tegas, melainkan soal bagaimana menyentuh hati masyarakat melalui pendekatan religi.
"Sinergi antara kepolisian dan tokoh agama sangat dibutuhkan. Melalui silaturahmi ini, kita berharap tercipta komunikasi yang baik, sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini," ujar AKP Sunipan menyampaikan pesan dari Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K.
Pihaknya menekankan bahwa hubungan sosial yang harmonis dengan kalangan pesantren dan organisasi keagamaan adalah fondasi kuat untuk menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Langkah humanis ini mendapat sambutan hangat dari Ketua PC NU Labuhanbatu Selatan, H. Erwin Hutagalung, S.H. Ia menilai kehadiran pihak kepolisian ke akar rumput khususnya ke lembaga pendidikan agama adalah bentuk kepedulian nyata yang sangat dirindukan masyarakat.
"Kami dari NU sangat mengapresiasi silaturahmi ini. Komunikasi seperti ini penting untuk menjaga persatuan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Erwin dengan nada optimis.
Hal senada juga dirasakan oleh pimpinan Ponpes Ell Firdaus, Kyai Syaipul Amri. Menurutnya, kolaborasi antara ulama dan umara (pemimpin/aparat) adalah kunci utama untuk mewujudkan lingkungan yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga damai secara batiniah.
Pertemuan yang juga dihadiri oleh para Kanit Polsek Torgamba dan pengurus NU tingkat kecamatan ini ditutup dengan diskusi ringan yang penuh tawa, jauh dari kesan tegang. Obrolan seputar dinamika kehidupan beragama mengalir santai diiringi suguhan sederhana.
Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama. Sebuah permohonan tulus dipanjatkan agar wilayah Torgamba senantiasa dijauhkan dari marabahaya, serta tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh warganya. (HBB)
Tags
beritaTerkait
komentar