RS Murni Teguh Horas Insani Raih WSO Angels Awards, Wesly Silalahi: Jadi Kebanggaan Kota Pematangsiantar
RS Murni Teguh Horas Insani Raih WSO Angels Awards, Wali Kota Wesly Sebut jadi Kebanggaan Kota Pematangsiantar
Sumut 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labura - Tabir gelap menyelimuti peristiwa kebakaran hebat yang meluluhlantakkan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Lingga Tiga Sawit (LTS) di Kampung Pajak, Labuhanbatu Utara (Labura).
Empat hari pasca insiden yang mencekam pada Minggu (12/4/2026) lalu, otoritas kepolisian dan manajemen perusahaan terkesan kompak "tutup mulut", memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Apakah ada upaya menutupi kelalaian fatal?
Meski pihak kepolisian cenderung irit bicara, informasi yang dihimpun tim investigasi dari sumber terpercaya di internal perusahaan mengungkap fakta mengejutkan.
Baca Juga:
Kebakaran diduga kuat bukan karena faktor alam, melainkan akibat keteledoran kerja yang mengabaikan Standard Operating Procedure (SOP).
Pada saat kejadian, tim maintenance dilaporkan sedang melakukan pengelasan pada bodi stasiun rebusan yang sudah keropos.
Baca Juga:
"Saat pengelasan, di sekeliling lokasi banyak sisa brondolan kering. Bekas las yang masih panas menyambar brondolan itu, api menjalar ke panel rebusan dan terjadilah kebakaran hebat," ungkap sumber yang identitasnya minta dirahasiakan.
Sikap tertutup ditunjukkan oleh petinggi Polres Labuhanbatu. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu, tetap tidak memberikan respon resmi sejak Selasa (14/4).
Ironisnya, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jihad, justru mengeluarkan pernyataan prematur yang menyebut insiden ini tanpa unsur pidana kelalaian.
"Murni bencana ya. Kebakaran di dalam perusahaan," dalihnya singkat melalui pesan elektronik, Kamis (16/4), tanpa merinci kronologi hasil olah TKP yang mendasari kesimpulan tersebut.
Aroma kejanggalan semakin menyengat saat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Labura, Ahmad Sofyan, ST, mengaku pihaknya sempat dipersulit saat hendak memasuki lokasi kejadian.
"Begitu anggota sampai, api sudah padam. Anggota langsung pulang karena agak dipersulit juga masuk ke lokasi," tegas Sofyan. Pihaknya baru dijadwalkan melakukan pendataan pada Senin (20/4) mendatang.
Di sisi lain, General Manager PT LTS, Gerbang Siahaan, memilih enggan berkomentar. Sementara, Direktur PT LTS, Sumarno, saat dikonfirmasi hanya melemparkan urusan ini ke bagian umum dengan dalih informasi "satu pintu".
Di balik puing-puing pabrik yang menghitam, tersimpan bara amarah warga Desa Kampung Pajak. Selama bertahun-tahun, warga mengaku tersiksa oleh polusi asap hitam pekat dari cerobong pabrik yang kini luluh lantak tersebut.
Dedi, salah seorang warga setempat, melontarkan komentar pedas yang menunjukkan frustrasi publik terhadap lemahnya pengawasan pemerintah.
"Sudah bertahun-tahun kami lapor soal asap hitam ini ke Pemkab Labura, tapi mandul. Sekarang biarlah alam yang bekerja. Sudah selayaknya terjadi (kebakaran) agar mereka sadar," ketus Dedi.
Pabrik yang berada tepat di samping Kantor Kepala Desa ini dikabarkan memang dalam kondisi uzur. Sejak beralih manajemen dari PJLU ke LTS, proses pembaruan suku cadang disebut-sebut tengah berjalan.
Namun, alih-alih melakukan perbaikan dengan aman, aktivitas operasional justru berakhir dengan petaka yang kini tengah diupayakan untuk "dijinakkan" secara informasi oleh pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, bau hangus sisa sawit masih menyengat di Kampung Pajak, seiring dengan tuntutan publik agar pihak kepolisian melakukan investigasi transparan dan tidak sekadar berlindung di balik diksi "bencana". (HBB)
RS Murni Teguh Horas Insani Raih WSO Angels Awards, Wali Kota Wesly Sebut jadi Kebanggaan Kota Pematangsiantar
Sumut 30 menit lalu
Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat, Babinsa Koramil 15/Dolok Pardamean Kawal Penyaluran BLT Dana Desa
Sumut 60 menit lalu
Danramil Perdagangan menghadiri peresmian GPDI Talun Madear, sebagai wujud sinergi TNI dengan warga dan umat beragama.
Sumut satu jam lalu
Wujud Kepedulian Pasca Banjir, Polres Tapanuli Tengah Salurkan Paket Sembako untuk Warga Hutanabolon
Sumut 2 jam lalu
Patroli Humanis Sat Pamobvit Polres Dairi menghadirkan rasa aman di destinasi wisata Tao Silalahi.
Sumut 2 jam lalu
Mendukung Program Ketapang, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara mengecek lahan petani binaan.
Bisnis 3 jam lalu
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah resmi ditahan.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Polres Siak Ungkap Perkembangan Kasus Kematian dr. Alex Cristo Loris Situmorang, Hasil Otopsi Masih Ditunggu.
Peristiwa 4 jam lalu
Tabrak Lari Jalinsum Sei Rampah, Pelajar 17 Tahun Tewas, Satlantas Polres Sergai Buru Pengemudi Truk.
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel Langkah sigap dan masif dalam mengantisipasi ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ter
Sumut 6 jam lalu