Senin, 27 April 2026

Haru dan Doa Melepas Tamu Allah, Tradisi Tepung Tawar 148 Calon Jamaah Haji Labusel

Faliruddin Lubis - Senin, 27 April 2026 12:02 WIB
Haru dan Doa Melepas Tamu Allah, Tradisi Tepung Tawar 148 Calon Jamaah Haji Labusel
Habibi
Sebanyak 148 calon jamaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan Upah-upah dan Tepung Tawar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Desa Hadundung, Minggu (26/4/2026).

POSMETRO MEDAN, Labusel – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Desa Hadundung, Minggu (26/4/2026).

Sebanyak 148 calon jamaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan berkumpul bukan sekadar untuk mengikuti bimbingan manasik, melainkan untuk menjalani tradisi turun-temurun yang sarat makna yakni Upah-upah dan Tepung Tawar.

Acara ini menjadi simbol pelepasan spiritual sekaligus doa bersama bagi para jamaah yang terpilih berangkat ke Tanah Suci pada tahun 1447 H/2026 M.

Baca Juga:

Di antara ratusan wajah yang hadir, terpancar raut bahagia bercampur haru, menyadari bahwa perjalanan fisik dan batin menuju Makkah sudah di depan mata.

Baca Juga:

Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, dalam sambutannya mengingatkan bahwa keberangkatan ini adalah sebuah anugerah istimewa.

"Tradisi tepung tawar dan upah-upah ini adalah bentuk kasih sayang serta doa kami, masyarakat Labusel, agar Bapak dan Ibu sekalian diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam beribadah," ungkapnya dengan nada hangat.

Tidak hanya persiapan batin, kesiapan fisik dan keamanan juga menjadi prioritas utama. Hadir mewakili Kapolres Labusel, Wakapolres Kompol Moch Guntur Pryantoko, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak hanya sekadar menjalankan tugas formal, tetapi juga melayani dengan hati.

"Bagi kami, pengamanan ini adalah bentuk kepedulian. Kami ingin memastikan para tamu Allah ini berangkat dengan rasa aman dan nyaman. Fokus kami adalah ketenangan mereka agar bisa fokus beribadah dengan khusyuk," ujar Kompol Guntur.

Polres Labusel bahkan telah menyiapkan skema pengawalan ketat mulai dari titik kumpul di Gedung SBBK Kotapinang hingga menuju Asrama Haji Medan. Lima unit bus utama yang akan membawa para jamaah pada Jumat malam (1/5) nanti akan dipastikan kelancarannya di jalur lintas Sumatera melalui koordinasi lintas instansi.

Puncak acara terasa semakin menyentuh saat prosesi simbolis pemasangan syal dilakukan kepada jamaah. Beberapa jamaah tampak tak kuasa menahan air mata saat mendengarkan bimbingan dari Ketua MUI Labuhanbatu Selatan, H. Makmur Ismail Harahap.

Tahun ini, Labusel memberangkatkan 148 orang jamaah yang terdiri dari 68 laki-laki dan 80 perempuan. Mereka dijadwalkan bertolak menuju Medan pada Jumat, 1 Mei 2026, pukul 21.00 WIB.

Ketika matahari mulai terbenam di Kotapinang sore itu, acara berakhir dengan tertib. Namun, kehangatan doa yang dipanjatkan dalam prosesi tepung tawar seolah tetap tertinggal, mengiringi langkah para calon haji menuju perjalanan spiritual paling bermakna dalam hidup mereka. (HBB)

Tags
beritaTerkait
Rico Waas: Ini Panggilan Allah, Jaga Kesehatan dan Solid di Tanah Suci
Polres Labusel Pastikan Pelayanan Tetap Prima Lewat Medical Check-Up Personel
Antisipasi Kelangkaan BBM, Satlantas Polres Labusel Pantau SPBU
Pimpin Sertijab PJU, Kapolres Labusel Tekankan Pelayanan Humanis dan Respon Cepat 110
Polres Labusel Gelar Patroli Skala Besar, Sikat Habis Geng Motor dan Begal 3C
BMKG Keluarkan Peringatan Dini, 5 Kecamatan di Labusel Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
komentar
beritaTerbaru