Kapolrestabes Medan Jean Calvijn: Silakan Cek 136 Kendaraan, Bawa Pulang Gratis Jika Teridentifikasi
Kapolrestabes Medan Persilakan Warga Cek 136 Kendaraan Temuan Polisi, Bisa Diambil Gratis Jika Teridentifikasi.
Kriminal 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu — Program Universal Health Coverage (UHC) yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk memberikan kemudahan berobat gratis bagi masyarakat hanya dengan membawa KTP, kini menuai sorotan tajam di tingkat daerah.
Pasalnya, seorang warga Labuhanbatu membagikan pengalaman pahitnya saat berurusan dengan birokrasi fasilitas kesehatan yang dinilai berbelit-belit dan tidak sinkron dengan jargon "berobat gratis" tersebut.
Keluhan tersebut mendadak beredar di media sosial Facebook setelah diunggah oleh akun atas nama Abim Ramadhan Situmorang.
Baca Juga:
Dalam unggahannya, ia mempertanyakan efektivitas dan aturan turunan dari program UHC Pemprov Sumut yang diterapkan di faskes Kabupaten Labuhanbatu.
Abim menceritakan, kejadian bermula saat dirinya membawa pasien masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Rantauprapat. Saat mendaftar menggunakan program UHC, pihak rumah sakit justru memberikan jawaban yang membingungkan bagi warga awam.
Baca Juga:
"Pihak RSUD Rantauprapat bilang, 'Bisa tapi harus menunggu persetujuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, tapi kalau gak disetujui harus berobat UMUM'," tulis Abim dalam unggahannya dua jam lalu, dikutip Sabtu (30/5).
Tak sampai di situ, Abim mengaku dikejutkan dengan adanya telepon dari oknum yang mengaku sebagai pihak rumah sakit. Oknum tersebut menawarkan jasa mengaktifkan BPJS KIS untuk satu Kartu Keluarga (KK) dengan tarif sebesar Rp 300.000.
Enggan membayar pungutan tersebut, Abim memilih mengurus sendiri kartu kepesertaannya. Namun, ia justru di-"pingpong" oleh birokrasi fasilitas kesehatan tingkat pertama di daerah.
Setelah meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kantor lurah, ia mendatangi Puskesmas Sigambal. Pihak Puskesmas Sigambal kemudian mengarahkannya ke Puskesmas Kota. Ironisnya, sesampainya di Puskesmas Kota, pengaktifan tetap gagal.
"Gak bisa diaktifkan, harus ada surat keterangan dokter bahwa pasien gawat darurat. Mau minta surat rujukan periksa ke spesialis penyakit dalam pun gak bisa karena gak ada BPJS," kesal Abim.
Kapolrestabes Medan Persilakan Warga Cek 136 Kendaraan Temuan Polisi, Bisa Diambil Gratis Jika Teridentifikasi.
Kriminal 14 menit lalu
Polrestabes Medan memperketat ruang gerak komplotan pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukumnya.
Medan 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN Polrestabes Medan memperketat ruang gerak komplotan pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu 36 har
Berita 45 menit lalu
Pertandingan Bersejarah Di Stadion Unimed PS Polres Tanjung Balai Hadapi PS Polres Dairi Babak 8 Besar.
Sport 50 menit lalu
Pengguna jalan tol BinjaiLangsa dilaporkan meningkat 25,27 persen. Diimbau agar menyetir tak mengantuk.
Bisnis 2 jam lalu
Program UHC dikeluhkan warga Labuhanbatu Berobat gratis katanya cuma pakai KTP. Benarkah? Duh.
Sumut 2 jam lalu
Anggota Polantas harus mampu jadi pahlawan keselamatan karena hingga kini angka lakalantas masih cukup tinggi.
Peristiwa 3 jam lalu
Toko obat ilegal berkedok warung sembako digerebek polisi. Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan obat keras.
Kriminal 4 jam lalu
Cuaca di Sumut (Sumatera Utara) diramalkan banyak hujan ringan namun beberapa wilayah dilaporkan berawan.
Sumut 4 jam lalu
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat hadir dalam Taklimat Presiden RI untuk 1.095 Pasis TNIPolri
Inter-Nasional 5 jam lalu