Mengenal Lebih Dekat Sosok Pdt. Dr. S.A.E. Nababan
Mengenal lebih dekat sosok Pdt. Dr. S.A.E. Nababan yang masih dikenang hingga sekarang.
Profil 28 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumhamimipas) Yusril Ihza Mahendra memperingatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar tak buka sayembara tangkap begal.
Yusril menegaskan bahwa wewenang penuh untuk melakukan pengejaran hingga penangkapan pelaku pembegalan berada di tangan aparat kepolisian. Kewenangan bukan pada masyarakat sipil melalui iming-iming hadiah.
Risiko Main Hakim Sendiri
Baca Juga:
Yusril mengkhawatirkan kebijakan pemberian hadiah uang tunai tersebut akan memicu fenomena main hakim sendiri.
Menurutnya, hadiah yang mencapai angka puluhan juta rupiah dapat mendorong orang untuk bertindak nekat di luar koridor hukum.
Baca Juga:
"Kalau saya boleh menyampaikan nasihat dengan segala hormat kepada Pak Gubernur, sebaiknya jangan membuka sayembara seperti itu karena dikhawatirkan akan mendorong masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri," ujar Yusril pada Jumat (24/7/2026).
Yusril--seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @ayobandung yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 28 Juli 2026-- menambahkan iming-iming itu berisiko membuat warga sengaja membawa senjata demi memburu pelaku kejahatan.
"Yang dikhawatirkan, orang yang sebenarnya bukan begal justru dipukuli karena dikira begal," tegasnya.
Harus Sesuai Prosedur
Menko Yusril menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Setiap orang yang diduga berbuat kejahatan, katanya, harus melalui proses peradilan yang sah sebelum dijatuhi hukuman.
Baginya, tindakan main hakim sendiri hanya akan merusak citra Indonesia sebagai bangsa yang beradab dan taat hukum.
Meski melarang sayembara tersebut, Yusril tetap mengapresiasi partisipasi masyarakat jika bersifat membantu tugas polisi.
Seperti memberikan laporan informasi atau membantu menangkap pelaku saat kejadian berlangsung sebelum petugas tiba di lokasi.
Rincian Sayembara Dedi Mulyadi
Sebelumnya viral, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi alias KDM mengumumkan sayembara dengan hadiah berkisar Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku begal, pencopet, jambret, maupun perampok.***
Mengenal lebih dekat sosok Pdt. Dr. S.A.E. Nababan yang masih dikenang hingga sekarang.
Profil 28 menit lalu
Situasi restoran Mie Gacoan sempat panik, hingga pengunjung berhamburan ke luar lantaran keberadaan sekelompok orang datang bawa sajam.
Viral 43 menit lalu
Polda SumutKejati Sumut sepakat mewujudkan penegakan hukum profesional tanpa praktik transaksional.
Sumut 45 menit lalu
John Ester Lase hadir mendampingi Walikota Medan Rico Waas meresmikan jembatan Perintis Garuda di Medan Polonia.
Medan 54 menit lalu
Komsos Humanis Babinsa Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon, Tanamkan Budaya Wisata Bersih dan Aman di Parapat
Sumut 58 menit lalu
Mengenal Lebih Dekat Sosok Efarina Margaretha Malemna Saragih, anak mantan Bupati Simalungun, JR Saragih.
Profil satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Pemerhati Sosial dan juga Tokoh Masyarakat, M. Arif Tanjung, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus dugaan pengeroy
Peristiwa satu jam lalu
Polsek Bangko mengungkap dugaan peredaran barang terlarang di Bagan Hulu, 2 pria diamankan.
Peristiwa satu jam lalu
Setia Novanto alias Setnov tampak pamer saat menghadiri sebuah pesta mewah bertema BTS, Netizen pun langsung murka.
Viral 2 jam lalu
Gaji ke13 berupa Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru di Kabupaten Padang Lawas Utara disebutsebut belum dibayarkan.
Sumut 2 jam lalu