Sabtu, 26 September 2026
SAYEMBARA BERHADIAH RP 50 JUTA DARI KDM

Yusril Ihza Mahendra: Tangkap Begal Itu Wewenang Polisi...

P. Silalahi - Selasa, 28 Juli 2026 15:00 WIB
Yusril Ihza Mahendra: Tangkap Begal Itu Wewenang Polisi...
antara
Yusril Ihza Mahendra.

POSMETRO MEDAN- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumhamimipas) Yusril Ihza Mahendra memperingatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar tak buka sayembara tangkap begal.

Yusril menegaskan bahwa wewenang penuh untuk melakukan pengejaran hingga penangkapan pelaku pembegalan berada di tangan aparat kepolisian. Kewenangan bukan pada masyarakat sipil melalui iming-iming hadiah.

Risiko Main Hakim Sendiri

Baca Juga:

Yusril mengkhawatirkan kebijakan pemberian hadiah uang tunai tersebut akan memicu fenomena main hakim sendiri.

Menurutnya, hadiah yang mencapai angka puluhan juta rupiah dapat mendorong orang untuk bertindak nekat di luar koridor hukum.

Baca Juga:

"Kalau saya boleh menyampaikan nasihat dengan segala hormat kepada Pak Gubernur, sebaiknya jangan membuka sayembara seperti itu karena dikhawatirkan akan mendorong masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri," ujar Yusril pada Jumat (24/7/2026).

Yusril--seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @ayobandung yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 28 Juli 2026-- menambahkan iming-iming itu berisiko membuat warga sengaja membawa senjata demi memburu pelaku kejahatan.

"Yang dikhawatirkan, orang yang sebenarnya bukan begal justru dipukuli karena dikira begal," tegasnya.

Harus Sesuai Prosedur

Menko Yusril menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Setiap orang yang diduga berbuat kejahatan, katanya, harus melalui proses peradilan yang sah sebelum dijatuhi hukuman.

Baginya, tindakan main hakim sendiri hanya akan merusak citra Indonesia sebagai bangsa yang beradab dan taat hukum.

Meski melarang sayembara tersebut, Yusril tetap mengapresiasi partisipasi masyarakat jika bersifat membantu tugas polisi.

Seperti memberikan laporan informasi atau membantu menangkap pelaku saat kejadian berlangsung sebelum petugas tiba di lokasi.

Rincian Sayembara Dedi Mulyadi

Sebelumnya viral, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi alias KDM mengumumkan sayembara dengan hadiah berkisar Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku begal, pencopet, jambret, maupun perampok.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Begal Kereta Sama Cees, Gerandong Diciduk Sembunyi di Dalam Sumur
Ini Bukti Kapolda Sumatera Utara Anti Narkoba dan Begal
Polres Binjai Ungkap 18 Kasus Narkotika dalam Tiga Pekan
Polres Binjai Tangkap Begal Bersenjata Tajam, Korbannya Seorang Pelajar
Yusril Ihza Mahendra Berharap KPK Jangan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus
Mahasiswa Ditendang 2 Begal, Sepeda Motor Dibawa Kabur, Ditangkap di Pelabuhan Bakauheni
komentar
beritaTerbaru