Polsek Barusjahe Bersama Warga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan
Polsek Barusjahe Bersama Warga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan.
Sumut 55 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Mexico City - Seorang influencer media sosial Meksiko ditembak mati saat live (siaran langsung) di TikTok, tempat dia memiliki puluhan ribu pengikut. Perempuan 23 tahun itu sedang berinteraksi dengan para penonton saat ditembak dari jarak dekat di Kota Zapopan, Negara Bagian Jalisco, oleh orang tak dikenal.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Valeria Marquez, kerap mengunggah video terkait kecantikan dan gaya hidup. Beberapa videonya telah ditonton ratusan ribu kali. Kantor Kejaksaan Negara Bagian Jalisco mengatakan korban dibunuh pada Selasa malam di salon kecantikannya di Zapopan, pinggiran kota bagian barat Guadalajara.
"Korban adalah seseorang yang aktif dan influencer di media sosial," kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga:
"Seorang pria memasuki tempat itu dan tampaknya menembakkan senjata ke arahnya," imbuhnya, yang dikutip AFP, Jumat (16/5/2025).
Wali Kota Zapopan Juan Jose Frangie mengatakan bahwa kantornya tidak memiliki catatan Marquez meminta bantuan dari pihak berwenang karena adanya ancaman terhadapnya. "Sungguh luar biasa bahwa Anda membuat video dan kemudian Anda dibunuh. Pembunuhan terhadap perempuan adalah hal terburuk," kata Frangie.
Baca Juga:
Menurut laporan media setempat, Marquez dibunuh oleh seorang pria yang berpura-pura memberinya hadiah.
Valeria ditembak mati di salon kecantikan miliknya, Blossom The Beauty Lounge.
Kantor Kejaksaan Jalisco menyelidiki kasus ini sebagai pembunuhan dilatarbelakangi status korban sebagai perempuan atau femisida. Femisida diselidiki bukan hanya terhadap korban perempuan dewasa tapi juga anak-anak.
Kasus ini menyita perhatian publik sampai Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum turun tangan.
"Kami sedang berupaya untuk menangkap mereka yang bertanggung jawab dan mencari tahu mengapa ini terjadi," ujarnya, dikutip dari BBC, Sabtu (17/5/2025).
Namun ada dugaan kasus ini melibatkan salah satu kartel narkoba paling kejam di Meksiko, Jalisco Nueva Generación (CJNG). Artinya kasus ini bisa saja terkait dengan persaingan.
Media Meksiko melaporkan, Valeria merupakan seorang model yang mulai dikenal sejak 2021 setelah memenangkan kontes kecantikan Miss Rostro (Miss Face). Setelah itu dia mulai membuat konten di media sosial berisi seputar kecantikan, mode, serta travelling.
Foto-fotonya di jet pribadi serta kapal pesiar dapat dilihat di akun Instagram-nya yang memiliki lebih dari 223.000 follower. Dia juga memiliki lebih dari 113.000 follower di TikTok.
Saat ditembak, Valeria mengatakan sedang menunggu kurir yang mengirim hadiah. Dia sempat curiga karena kurir meminta untuk menyerahkan langsung hadiah itu kepadanya. Sementara itu wajah sang kurir tak terlihat jelas karena ditutupi.
Tayangan kemudian menunjukkan Valeria tersungkur ke kursi sambil memeluk boneka serta memegang dada dan perutnya. Seorang rekannya kemudian mengambil ponselnya dan mematikan livestreaming.
Polisi tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 18.30 waktu setempat dan memastikan Valeria telah tewas.
Pelaku diketahui dua pria yang datang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku melepaskan tembakan dua kali setelah bertanya apakah orang yang dihadapinya Valeria.
Penyelidik masih memeriksa rekaman CCTV dan melacak akun media sosial Valeria untuk mencari petunjuk pelaku pembunuhan.
Laporan badan PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) dan UN Women mengungkap, pembunuhan terhadap perempuan meningkat di seluruh dunia. Pada 2023, seorang perempuan dibunuh dengan sengaja setiap 10 menit oleh pasangan atau anggota keluarga.
Dari 85.000 perempuan dan anak perempuan yang dibunuh di seluruh dunia pada 2023, 60 persen (51.000) dibunuh oleh pasangan intim atau anggota keluarga.
Di Amerika Latin, Honduras merupakan negara dengan tingkat femisida tertinggi yakni 7,2 perempuan terbunuh per 100.000 pada 2023, diikuti Republik Dominika (2,4 per 100.000) dan Brasil (1,4 per 100.000).
Meksiko memiliki tingkat femisida tertinggi keempat di Amerika Latin dan Karibia, bersama Paraguay, Uruguay, dan Bolivia yakni dengan 1,3 pembunuhan per 100.000 perempuan. (wan/sindo)
Polsek Barusjahe Bersama Warga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan.
Sumut 55 menit lalu
Bersama FKUB, Wesly Silalahi Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan.
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai DPC Partai Demokrat Kota Binjai menggelar Lomba Pidato Rakyat AHY Muda tingkat SMA/ SMK sederajat bertempat di Ka
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Harian Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM. Nezar Djoeli, S.T., menyayangkan terjadinya insiden keracunan
Sumut 12 jam lalu
Wesly Silalahi SH MKn dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD.
Sumut 13 jam lalu
Satres Narkoba Polres Labusel Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Tanjung Medan, 4,12 Gram Diamankan.
Peristiwa 14 jam lalu
Geger di Papua! Kapal Super Mewah Haji Isam Ditempel Logo Kemenhan, Ada Backingan Khusus?
Viral 14 jam lalu
Wali Kota Wesly Ajak KNPI Terus Berkolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar
Sumut 14 jam lalu
Polres Karo Kawal Pawai Anak Sambut HUT ke81 Kemerdekaan RI.
Sumut 15 jam lalu
Musim Kemarau, Polres Ngada Distribusikan Air Bersih untuk Warga.
Inter-Nasional 15 jam lalu