Untuk itu, edukasi mengenai pemahaman cuaca sangat perlu diterima.
"Indonesia ini terdiri dari 75 persen laut dan 25 persen darat. Kita negara kedua lautnya terbesar setelah Amerika. Untuk itu hal seperti ini harus dikedepankan demi keselamatan saat berada di perairan," ungkapnya.
Baca Juga:
Selain itu, Ijeck juga berbicara mengenai pemahaman masyarakat mengenai bencana alam.
Menurutnya, bencana alam tidak hanya terjadi di perairan saja, daratan di Indonesia ini juga dikategorikan daerah rawan.
Baca Juga:
Untuk itu, sambung Ijeck perlu adanya pemahaman bencana alam yang dimulai sejak usia dini, yaitu sewaktu mengenyam pendidikan di sekolah.
"Edukasi ini kita mulai dari tingkat paling dasar, yakni sekolah. Kalau ke depannya bisa dimasukkan ke dalam kurikulum, maka akan lebih cepat memahami bagaimana menghadapi bencana alam," jelasnya.
Duduk di Komisi V DPR RI, Ijeck akan mendorong pehamanan mengenai bencana alam dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan.
"Kami dari Komisi V akan mendorong ini. akan lebih murah dan akan lebih efektif dalam menangani bilamana bencana alam datang," ucapnya.
Jikalau ke depannya kurikulum ini sudah dimasukkan ke dalam pembelajaran di sekolah, kata Ijeck manfaatnya akan sangat dirasakan oleh masyarakat.
Apalagi terhadap masyarakat yang berada di daerah-daerah rawan akan bencana alam.
Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
komentar