Wesly Silalahi dan Ny Liswati Sambut TP PKK Sumut
Untuk memonitoring pelaksanaan tertib administrasi PKK tahun 2026 Wesly Silalahi Walikota Pematangsianar menyambut TP PKK Sumut .
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta– Setelah membeberkan fakta bahwa Rezim Darmawan Prasodjo merupakan kepemimpinan terburuk di PT PLN (Persero) dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, Relawan Listrik Nasional (Re-LUN) kembali mengungkap kabar mencengangkan.
Soal dugaan korupsi sebesar US$50 Juta dibalik proyek meteran pintar (AMI). Nama Darmawan Prasodjo dan kroninya pun ikut terseret setelah diduga ikut menerma aliran 'Uang Panas' tersebut.
Miris memang, di saat pemadaman listrik bergilir yang terus melanda Pulau Jawa dan Bali, tiba-tiba meledak kabar, PLN menghabiskan dana besar dengan nominal fantastis yang tidak pernah terjadi dalam sejarah perusahaan PLN, untuk satu program transformasi digital bernama AMI (Advanced Metering Infrastructure) atau Infrastruktur Pengukuran Canggih.
Baca Juga:
Kabar ini semakin hangat, menyusul beredarnga kabar, PT PLN (Persero) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis malam (18/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:
Koordinator Nasional (Kornas) Re-LUN, Teuku Yudhistira yang konsisten menyoroti persoalan PLN menjelaskan, secara resmi, program ini dipromosikan sebagai terobosan modernisasi, mengganti meteran listrik konvensional dengan alat pintar yang bisa mengirim data pemakaian secara otomatis, dua arah, tanpa perlu dibaca petugas.
"Namun, hasil investigasi Re-LUN yang dilakukan secara mendalam, kami menemukan fakta sebaliknya. Proyek senilai Rp5 Triliun ini justru menjadi sumber masalah utama yang membuat jaringan listrik rusak parah, serta sarat dugaan kecurangan, markup harga, dan aliran dana suap yang mengarah langsung ke Direktur Utama Darmawan Prasodjo dan kolega serta kroninya," ungkap Yudhistira, Kamis malam di Jakarta.
"Sumber dari kalangan internal PLN dan dokumen yang kami peroleh dari hasil investigasi menyebutkan secara gamblang, terdapat aliran dana senilai US$ 50 Juta (sekitar Rp 780 Miliar) yang diduga diterima oleh Darmawan Prasodjo dan kelompoknya dari pemenang tender proyekAMI sebagai imbalan pengadaan," imbuhnya.
Berikut adalah laporan lengkap hasil penelusuran kami.
Apa Itu Proyek AMI?
Untuk memonitoring pelaksanaan tertib administrasi PKK tahun 2026 Wesly Silalahi Walikota Pematangsianar menyambut TP PKK Sumut .
Sumut 2 jam lalu
Empat Statistik Gila Lionel Messi di Piala Dunia Setelah Hattrick ke Gawang Aljazair.
Sport 2 jam lalu
Prediksi Meksiko vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026 Duel Penentu Tiket Lolos ke Babak 32 Besar.
Sport 2 jam lalu
ReLUN Ungkap Korupsi Sebesar US50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
Bisnis 3 jam lalu
Polres Asahan Musnahkan 14,5 Kilogram Sabu dan 1.413 Cartridge Etomidate, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Sumatera Utara resmi memberikan duku
Politik 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Tokoh masyarakat Sumatera Utara berdarah Aceh, HM Nezar Djoeli, ST, mengajak seluruh masyarakat Aceh di Sumatera Utara untuk
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi CS KERAS (Control Sosial Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) Kota Sianta
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berkomitmen menghapus praktik pungutan yang berpoten
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Su
Medan 4 jam lalu