Jumat, 14 Agustus 2026

'Gonggongan' Bertuan Publik: Bedah Redaksi Debut POSMETRO MEDAN

Ditulis Faisal Matondang*
Faisal Matondang - Jumat, 14 Agustus 2026 16:32 WIB
'Gonggongan' Bertuan Publik: Bedah Redaksi Debut POSMETRO MEDAN
IST
Faisal Matondang

Itu pula yang membuat gaji kru redaksinya terbesar dalam kancah media massa di Medan masa itu. Salary gede itu terjadi 13 kali per tahun. Itu belum dengan provit sharing.

Padahal, di era debutnya, gaji kru koran ini relatif hanya cukup untuk biaya transport plus beli rokok. Itu pun didapat saban tanggal 32 alias waktu yang tak menentu.

Baca Juga:

Begitulah. Saking melesat, inilah sejarah bisnis surat kabar lokal yang hanya butuh sembilan bulan untuk balmod alias balik modal.

Fakta di tahun-tahun berlalu itu mendapuk

Baca Juga:

anak usaha Jawa Pos Group ini menjadi harian nomor satu paling berpengaruh di Sumatera Utara.

Pun, media massa dengan brand fenomenal. Demikian award dari AC Nielsen.

Penghargaan itu didapat karena sang raksasa riset global menemukan pahala POSMETRO MEDAN sebagai media yang menumbuhkan minat baca masyarakat.

Tapi fakta riset lembaga bermarkas di New York, Amerika Serikat, itu kontras dengan temuan

hari-hari ini. Minat baca turun drastis. Nge-drop seiring kemunculan lebih 50 ribu portal di Tanah Air yang melabeli diri sebagai media daring.

Riset terbaru dari University of Florida (UF) menemukan hobi membaca turun 40 persen. Temuan senada juga datang dari

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Sambut HUT Perak, Posmetro Medan Bikin Rakerda
Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Facebook, Seorang Warga Dilaporkan ke Polres Binjai
Shanaz Khairuz Putri Lauzia, Dari Dunia Jurnalistik Menuju Politik dan Bisnis
Jude Bellingham Banjir Pujian usai Jawab Pertanyaan Jurnalis Disabilitas Asal Venezuela
Rico Waas : Kota tak Bisa Hanya Jadi Konsumen, Saat Bangun Ketahanan Pangan
Seniman Teater Hafiz Taadi Gelar Panggung di Aliran Sungai Deli
komentar
beritaTerbaru