Jumat, 14 Agustus 2026

'Gonggongan' Bertuan Publik: Bedah Redaksi Debut POSMETRO MEDAN

Ditulis Faisal Matondang*
Faisal Matondang - Jumat, 14 Agustus 2026 16:32 WIB
'Gonggongan' Bertuan Publik: Bedah Redaksi Debut POSMETRO MEDAN
IST
Faisal Matondang

Digelar konsisten, jurus marketing itulah yang membuat pembaca kian bertambah dan terikat dengan produk POSMETRO MEDAN.

Lantas, bagaimana berita hadir menjadi seru dan penuh emosi?

Baca Juga:

Semua berkat pendalaman rumus berita yang kolot itu, 5W + 1H. Di sinilah penjelasan unsur 'Who' dan 'What' hadir tak sekadarnya. Unsur 'apa dan siapa' tak semata menjelaskan identitas tokoh di balik peristiwa.

Dalam jurnalisme modern,

Baca Juga:

pendalaman dua unsur itu menghasilkan informasi tentang karakter.

Misal, kisah watak khas sebuah komunitas besar 'meledak' saat wilayahnya dipimpin sosok dari luar dan minim pengalaman birokrasi mengeluarkan larangan penjualan daging babi. Anda tentu tahu peristiwa itu.

Begitu pula hasil penjabaran 'Where' dan 'When'. Dua unsur itu menekankan soal modus beriring kronologi peristiwa.

Pun 'Why'. Unsur ini menjadi jawaban terang soal motif peristiwa yang diliput. Dan, 'How' adalah plot cerita yang dirangkai seperti hebatnya karya fiksi film atau novel.

Nah, gaya baru penggalian '5W 1H' itu dipadu dalam semangat menjiwai empat sumber berita dalam lima langkah kerja wartawan. Apa itu?

Anda yang bekerja untuk media jenis apa pun dan berkarya di belahan dunia mana pun, wajib tahu soal itu. (*)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Sambut HUT Perak, Posmetro Medan Bikin Rakerda
Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Facebook, Seorang Warga Dilaporkan ke Polres Binjai
Shanaz Khairuz Putri Lauzia, Dari Dunia Jurnalistik Menuju Politik dan Bisnis
Jude Bellingham Banjir Pujian usai Jawab Pertanyaan Jurnalis Disabilitas Asal Venezuela
Rico Waas : Kota tak Bisa Hanya Jadi Konsumen, Saat Bangun Ketahanan Pangan
Seniman Teater Hafiz Taadi Gelar Panggung di Aliran Sungai Deli
komentar
beritaTerbaru