Rabu, 01 April 2026

Siswa di China Sekolah 14 Jam Sehari: Berangkat Pagi, Pulang Jam 9 Malam

Administrator - Selasa, 28 Oktober 2025 09:28 WIB
Siswa di China Sekolah 14 Jam Sehari: Berangkat Pagi, Pulang Jam 9 Malam
Istimewa
Ilustrasi siswa sekolah di China.

Pendekatan ini dianggap mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan berpikir kritis, meski dinilai kurang kompetitif dalam hal pencapaian akademik.

Sementara itu, Indonesia berada di tengah-tengah antara dua sistem tersebut. Rata-rata jam belajar siswa di Indonesia berkisar 6 hingga 8 jam per hari, tergantung jenjang dan kebijakan sekolah.

Melalui penerapan Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupaya menyeimbangkan aspek akademik dengan kesejahteraan mental dan karakter siswa.

Dilansir dari laman resmi kemdikbudristek.go.id, kurikulum ini menekankan pembelajaran yang fleksibel, kreatif, dan berpihak pada anak, bukan sekadar mengejar nilai.

Menemukan Titik Seimbang

Meski jam belajar panjang diyakini bisa membentuk kedisiplinan dan daya tahan siswa, keseimbangan tetap menjadi kunci penting dalam pendidikan. Terlalu banyak waktu di sekolah tanpa ruang beristirahat dan berekspresi bisa berdampak negatif terhadap motivasi belajar dan kesehatan mental anak.

Kisah Ray tentang putrinya di China menjadi refleksi bagi banyak negara, termasuk Indonesia, bahwa pendidikan berkualitas tidak selalu diukur dari lamanya waktu belajar, tetapi dari bagaimana proses belajar mampu menumbuhkan semangat, rasa ingin tahu, dan kebahagiaan siswa.

Indonesia bisa mengambil pelajaran dari dua ekstrem sistem pendidikan dunia: ketekunan dan etos kerja ala China, serta kreativitas dan keseimbangan hidup ala Amerika Serikat. Dengan memadukan keduanya, generasi muda Indonesia diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tangguh, berdaya saing tinggi, sekaligus bahagia dalam proses belajar.

(wan/kompas/bbs)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru