Kamis, 30 Juli 2026

Ultah Unik ala Marandus Sirait dalam Peringatan HLH

P. Silalahi - Selasa, 02 Juni 2026 00:43 WIB
Ultah Unik ala Marandus Sirait dalam Peringatan HLH
Relis
Marandus Sirait dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup.

POSMETRO MEDAN-Tokoh lingkungan asal Toba, sekaligus penerima Kalpataru Tahun 2005, Marandus Sirait, merancang kegiatan yang unik untuk merayakan ulang tahunnya, yang bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 1967, yang kemudian disusul dengan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia pada 6 Juni 2026.

Menginjak usia ke-59 tahun, anak sulung dari keluarga pengelola Geosite Taman Simalem di Kabupaten Toba itu tidak membuat pesta di sebuah restoran atau hotel dengan dihadiri para tamu berbaju rapi.

Dia malah mengajak mereka ke pinggiran hutan dan sungai untuk menanam pohon dan melepaskan benih ikan.

Baca Juga:

"Pesta ulang tahun" bernuansa pelestarian lingkungan ini memang dirangkai dengan penyambutan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh setiap tahunnya pada tanggal 6 Juni.

Baca Juga:

Dengan menjadikan hari kelahirannya sebagai momentum aksi pelestarian lingkungan, Marandus mengisyaratkan bahwa ia telah memberikan hampir seluruh usianya untuk usaha-usaha konservasi dan pelestarian lingkungan.

"Kami ingin terus melestarikan Taman Eden sebagai simbol keharmonisan hidup antara manusia, tumbuhan dan hewan sebagai satu kesatuan. Serta menjadi bukti otentik bahwa Toba Caldera memang memiliki keragaman hayati yang tinggi. Dalam kerangka itu, saya tidak bosan-bosannya mengajak kita semua untuk menghargai kekayaan ini.

Lingkungan adalah landasan dari kehidupan kita, dan karena itu ia harus menjadi perhatian utama di atas segala aspek pembangunan. Tidak akan ada nilai yang bisa kita banggakan apabila semua berakhir pada kerusakan lingkungan," ungkap pelopor pemberdayaan UMKM berbasis produk berbahan baku lokal ini di hadapan para tamu yang terdiri dari unsur pemerintahan, Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp), tokoh agama, akademisi, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Begitu pentingnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, Marandus selanjutnya mengungkapkan bahwa, "Lebih baik menanam sebatang pohon di alam terbuka ketimbang menyimpan sebatang emas di dalam lemari besi terkunci".

Tampak hadir di antara undangan, General Manager Toba Caldera UGGp Dr Azizul Kholis, Plt. Dirut BPODT diwakili Mosanda selaku Plt Direktur Investasi, Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung, Kapolres Toba yang diwakili Kapolsek Lumban Julu, pemuka agama dari kalangan Gereja HKBP dan HKI, akademisi dari pimpinan Universitas Murni Teguh Pematang Siantar, serta Kepala SMAN Uluan.

Tags
beritaTerkait
Sidang Waterfront Samosir Membuka Retakan: JPU Bongkar 12 Pekerjaan yang Diduga tak Pernah Terpasang
Deli Serdang Mantapkan Kesiapan Menuju Program LSDP Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Satgas Tindak Polres Tapteng Sita Puluhan Botol Minuman Keras Ilegal
Gelar Operasi Pekat Toba 2026, Polsek Sibabangun Amankan Pelaku Pungli di Jembatan Anggoli
Operasi Patuh Toba 2026, Polres Palas Sita Puluhan Botol Miras dari Sejumlah THM
Sapu Bersih Penyakit Masyarakat, Polres Tapteng Bekuk Pelaku Judi Kim Togel di Badiri
komentar
beritaTerbaru