Selasa, 02 Juni 2026

Ultah Unik ala Marandus Sirait dalam Peringatan HLH

P. Silalahi - Selasa, 02 Juni 2026 00:43 WIB
Ultah Unik ala Marandus Sirait dalam Peringatan HLH
Relis
Marandus Sirait dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup.

Didapuk sebagai pemimpin acara pelepasan ikan di hulu sungai kecil Lumban Rang yang mengalir jernih dari Air Terjun Taman Eden 100, General Manager Toba Caldera UGGp, Azizul Kholis, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas ketokohan Marandus Sirait dalam berbagai isu lingkungan.

"Pada kesempatan ini, izinkanlah saya mewakili BP TC-UGGp mengucapkan selamat berulang tahun kepada Pak Marandus sebagai tokoh inspiratif perjuangan lingkungan. Semoga langkah dan pilihan yang Bapak tunjukkan dapat kiranya menjadi tauladan dan pengajaran yang berharga bagi generasi muda kita untuk juga mau peduli dan mencintai lingkungan. Untuk itu, Taman Eden yang merupakan salah satu geosite dalam kawasan Toba Caldera Geopark ini harus terus dipertahankan sebagai salah satu pusat edukasi lingkungan berbasis geopark kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda kita," papar dosen FEB UNIMED itu.

Baca Juga:

Marandus lahir di Dusun Lumban Rang, Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumban Julu, sebagai putra sulung dari almarhum Leas Sirait, yang selama hidupnya juga dikenal sebagai tokoh pejuang lingkungan di Sionggang Julu.

Baca Juga:

Jejak langkah Marandus yang meneruskan perjuangan Ayahnya dalam usaha-usaha pelestarian lingkungan secara turun temurun telah menarik perhatian publik nasional sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkenan menganugerahinya Penghargaan Kalpataru sebagai penghargaan tertinggi di Indonesia untuk bidang lingkungan pada tahun 2005.

Proyek lingkungan mereka yang paling monumental adalah menjadi palang pintu dalam mempertahankan hutan lindung di bagian atas Taman Eden dan menghijaukan lingkungan pemukiman keluarga mereka dengan lebih dari 100 jenis tanaman buah-buahan lokal, di samping mengoleksi ratusan jenis anggrek hutan khas dataran tinggi Toba sebagai pusat edukasi dan wisata yang kemudian ditetapkan sebagai salah satu situs geologi di Toba Caldera Geopark.

Untuk memeriahkan ulang tahunnya yang ke-59, serta dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Sedunia, tokoh yang telah berkali-kali dipilih menjadi utusan untuk berbagai event lingkungan nasional ini mengajak para undangan untuk menanam pohon khas Toba seperti anturmangan dan andaliman, melepaskan ikan, melepasliarkan burung (ruak-ruak/sibontar andora, jalak, kacir), dan menghadiri pameran aneka produk turunan andaliman seperti andaliman bubuk, biji kering, bandrek andaliman, sambal andaliman, keripik andaliman, sabun andaliman, handbody andaliman skincare andaliman, dan lain-lain.

Lokasi penanaman pohon dilakukan antara lain di Air Terjun Taman Eden (15 pohon anturmangan dan andaliman), komplek gereja, kantor pemerintahan di Desa Sionggang Utara (sebanyak 15 batang), komplek Kantor Camat, Polsek, Dan Ramil, SMKN Aeknatolu (sebanyak 20 batang), Kota Pematang Siantar (5 batang), dan Komplek USU Medan (5 batang). Penanaman itu dilakukan secara berurutan sejak 1 Juni hingga 5 Juni 2026, yaitu pada puncak peringatan Hari Lingkungan Sedunia. (Relis)

Tags
beritaTerkait
Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Dorong Transisi Energi dan Efisiens
PJS Simalungun Tanam 1.000 Pohon Buah di Kawasan Danau Toba
Polsek Siantar Martoba Tangkap  Pelaku Curas di Depan Suzuya
Wabup Lom Lom Suwondo Pimpin Susur Sungai Program Kali Bersih di Tanjung Morawa
Operasi Ketupat Toba 2026 Tekan Gangguan Kamtibmas 24,27 Persen
Tragis! Truk Gagal Menanjak Tabrak Mobil Hendak Berlibur ke Danau Toba, 3 Orang Tewas
komentar
beritaTerbaru