Dewan Peduli Negeri Desak BPK Audit Pengadaan Meteran Air Tirtanadi Senilai Rp20 Miliar
POSMETRO MEDANDewan Peduli Negeri menggelar aksi damai di Medan, Sumatra Utara, Rabu (4/11/2026). Mereka mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (
Medan 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, muncul dalam persidangan kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Meski demikian, KPK menegaskan hingga saat ini belum menemukan fakta yang mengarah pada keterlibatan Raffi Ahmad dalam perkara korupsi yang sedang diusut tersebut.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan nama Raffi Ahmad muncul dalam proses persidangan karena adanya informasi mengenai pengiriman barang elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui perusahaan logistik Blueray Cargo.
Baca Juga:
"Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Menurut Taufik, penyidik tidak mendalami lebih jauh informasi tersebut karena hingga kini belum ditemukan fakta yang menguatkan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan praktik suap yang tengah diusut KPK.
Baca Juga:
"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan," terang dia.
Meski begitu, KPK membuka peluang melakukan pendalaman apabila dalam proses persidangan ditemukan bukti baru yang relevan dengan perkara.
"Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya," imbuhnya.
Nama Raffi Ahmad pertama kali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap dengan terdakwa pimpinan Blueray Cargo Group, John Field, beserta dua anak buahnya, Dedy Kurniawan Sukolo dan Andri, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.
Dalam persidangan, jaksa KPK mengonfirmasi kepada saksi Sri Pangestuti alias Tuti mengenai komunikasi terkait pengiriman laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia. Permintaan tersebut disebut disampaikan oleh Yohanes, yang merupakan asisten pribadi John Field.
POSMETRO MEDANDewan Peduli Negeri menggelar aksi damai di Medan, Sumatra Utara, Rabu (4/11/2026). Mereka mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (
Medan 40 menit lalu
POSMETRO MEDANPenetapan tiga perwira tinggi aktif Polri sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah tokoh adal
Editorial 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Sunggal Akses transportasi masyarakat di kawasan Kecamatan Sunggal dan Hamparan Perak semakin diperkuat melalui pembangun
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Peta pertarungan Ketua PWI Sumut mulai mengerucut H. Farianda Putra Sinik, SE yang saat ini masih menjabat Ketua PW
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Gelombang rotasi kepemimpinan kembali melanda tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Pol
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Kegiatan perayaan Halloween yang diselenggarakan Caffe Satuan.co di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Keca
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Penetapan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Republik Ind
Inter-Nasional 8 jam lalu
Pemko Pematangsiantar Galakkan Tertib Arsip, ASN Dituntut Ubah Budaya Kerja.
Sumut 13 jam lalu
Di depan Mako, Kapolres Humbahas turun langsung beri edukasi ke pengguna jalan.
Sumut 13 jam lalu
Polantas Tapteng Kedepankan Pendekatan Humanis di Operasi Patuh Toba 2026.
Sumut 14 jam lalu