Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,BINJAI – Aksi penipuan dengan modus mengatasnamakan petugas Bea dan Cukai kembali marak. Kali ini, seorang warga Binjai Selatan bernama Rospida Dolok Saribu (46) warga Binjai Estate , Kecamatan Binjai Selatan, hampir jadi korban penipuan. Ini setelah dia menerima pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Dalam pesan tersebut, pelaku menginformasikan bahwa korban melakukan pembelian pakaian di sebuah toko online bernama Toko Galery Batik.
Baca Juga:
Barang pesanan disebut tertahan karena tidak dilengkapi "Label Pajak". Pelaku kemudian mengancam barang akan disita dan kasus dilimpahkan ke ranah hukum jika biaya label tidak segera dibayarkan.
Tak tanggung-tanggung, pelaku meminta korban segera mentransfer uang senilai Rp2,7 juta ke rekening pribadi atas nama Muhammad Hisyam Al Huhajir di salah satu bank nasional. Untuk meyakinkan korban, pelaku turut mengirimkan foto kartu identitas dan surat palsu yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Baca Juga:
Pesan ancaman terus dilancarkan, bahkan pelaku menakut-nakuti korban dengan mengatakan akan mengirim surat penangkapan ke kepolisian jika dalam 30 menit tidak ada pembayaran.
Korban Rospida Dolok Saribu, warga Binjai yang hampir menjadi korban penipuan ini, mengaku awalnya panik saat menerima pesan dari seseorang yang mengaku petugas Bea Cukai.
"Saya tiba-tiba dapat pesan WhatsApp, katanya saya membeli pakaian dari toko online dan barang saya tertahan di bandara. Mereka bilang saya harus bayar Rp2,7 juta untuk biaya label pajak. Kalau tidak, kasusnya akan dibawa ke polisi. Ia mengatakan, pelaku bahkan mengirim foto kartu identitas dan surat resmi palsu untuk meyakinkan dirinya," ujar Rospida, Senin (8/9/2025)
"Awalnya saya sempat ragu dan takut, karena mereka bilang bisa ditangkap kalau tidak segera bayar. Tapi setelah saya pikir-pikir, ada banyak kejanggalan, apalagi nomor rekeningnya atas nama pribadi, bukan instansi," tambahnya.
Rospida pun memilih tidak menuruti permintaan pelaku dan menyadari bahwa hal itu adalah modus penipuan.
"Saya bersyukur tidak sempat transfer uang. Semoga dengan kejadian ini, masyarakat lebih hati-hati dan tidak mudah percaya kalau ada yang minta uang dengan mengatasnamakan Bea Cukai atau instansi pemerintah lainnya," pungkasnya. ( Oji )
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 8 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 11 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 12 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 13 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 18 jam lalu