Walikota Medan Rico Waas Siap Terapkan WFH Setiap Jumat,Ikuti Kebijakan Pusat
Posmetro Medan, MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, siap mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang telah menetapkan sistem kerj
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan– Kasus pembunuhan terhadap Ananda Isnaini Putri alias AIP (20) yang terjadi pada Minggu, 2 Februari 2026, di Jalan Batu Asah, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, kini berkembang ke arah persoalan baru.
Ramai di media sosial (medsos), tersangka pelaku yang merupakan suami korban, Muhammad Ali alias MA diduga bukan Warga Negara Indonesia (WNI), melainkan Warga Negara Asing (WNA).
Informasi yang beredar menyebutkan, MA disinyalir masuk dan menetap di Indonesia secara tidak prosedural.
Baca Juga:
Dugaan tersebut memicu desakan agar instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dan imigrasi, mengusut tuntas status kewarganegaraan pelaku serta kemungkinan keterlibatan oknum aparat desa dalam pengurusan dokumen kependudukan.
Seorang perempuan berinisial MG, yang mengaku sebagai istri sah kedua MA, mengungkapkan bahwa suaminya bukan WNI. Ia menyebutkan, MA sebelumnya menikah dengan seorang perempuan asal Malaysia yang merupakan istri pertamanya dan dikaruniai tiga orang anak.
Baca Juga:
Sementara pernikahan MA dengan MG berlangsung pada tahun 2021 dan juga telah memiliki tiga anak.
"Setahu saya, suami saya bukan WNI. Saya hidup dalam ketakutan karena pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan ancaman. Saya sudah melapor, tapi tidak ada tindak lanjut," ujar MG kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
MG mengaku khawatir terhadap keselamatan dirinya dan anak-anaknya. Ia berharap kasus ini ditangani secara serius oleh aparat berwenang.
Dugaan tersebut turut diperkuat oleh seorang warga yang mengenal dekat MA, berinisial RK. Ia menyebutkan bahwa MA diduga pernah terjerat kasus pidana berat di Malaysia sebelum akhirnya masuk ke Indonesia sekitar tahun 2021.
Selain itu, RK juga mengungkapkan adanya dugaan praktik suap dalam pengurusan dokumen kependudukan MA, termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang diduga melibatkan oknum aparat desa.
Posmetro Medan, MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, siap mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang telah menetapkan sistem kerj
Medan satu jam lalu
Menurut Rico Waas, saat ini Pemko Medan telah mempersiapkan pelaksanaan kebijakan tersebut di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)
Medan satu jam lalu
Langkah berani ini pun menuai apresiasi luas, khususnya bagi jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Ruang Terbuka Hi
Medan 2 jam lalu
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap pergerakan para tersangka hingga akhirnya berhasil m
Kriminal 2 jam lalu
Meski demikian, sebetulnya ada cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut salah satunya melalui proses balik nama.
Lifestyle 2 jam lalu
Melihat mantan istrinya berboncengan dengan menggunakan sepeda motor yang dibelinya sehingga timbul rasa cemburu dan sakit hati dari pelaku
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan menjatuhkan vonis bebas kepada Amsal Christy Sitepu terdakwa dugaan korupsi pe
Medan 3 jam lalu
Tiga seri awal MotoGP 2026 menjadi mimpi buruk bagi Ducati. Enam pembalapnya tidak ada yang mampu meraih kemenangan. Bahkan, mereka hanya sa
Sport 3 jam lalu
Meski sulit mengimbangi negaranegara di atas bagi Irak, apa pun bisa terjadi di sepakbola. Karena itu, menarik menanti gebrakan yang ditun
Sport 3 jam lalu