Jumat, 21 Agustus 2026

Cekcok Berujung Maut di Warung Tuak, Boby Dituntut 12 Tahun Penjara

Faliruddin Lubis - Jumat, 22 Mei 2026 11:10 WIB
Cekcok Berujung Maut di Warung Tuak, Boby Dituntut 12 Tahun Penjara
DetikSumut
Terdakwa Boby Rahman Pohan saat menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (21/5/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan - Boby Ramhan yang membunuh temannya Erik Pohan Dabuke di lapo (warung) tuak yang terletak di Jalan Jawa, Medan, kini sudah menjalani sidang tuntutan. Atas perbuatannya, terdakwa Boby dituntut jaksa dengan pidana 12 tahun penjara.

"Menuntut, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Boby Rahman Pohan oleh karena itu selama 12 tahun penjara," ucap JPU Sri Yanti Septiana Lestari Panjaitan, saat membacakan tuntutan di PN Medan, Kamis (21/5/2026).

Menurut jaksa, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 458 ayat (1) UU No. 1 tahun 2023 tentang KUHPidana.

Baca Juga:

Usai mendengarkan tuntutan dari jaksa, Majelis Hakim diketuai Sarma Siregar memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan di sidang mendatang.

Dalam dakwaan, kasus bermula pada hari Minggu 16 November 2025 sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu terdakwa bersama temannya berada di lapo tuak yang menjadi lokasi pembunuhan.

Baca Juga:

Sekira pukul 16.00 WIB, korban Erik Pohan Dabuke (almarhum) datang ke lapo tuak untuk minum tuak. Saat itu, ada karokean di mana korban sedang menyanyi lagu Batak dan terdakwa mencoba mengiringi lagu dengan bermain gendang.

Namun, korban tidak senang melihat terdakwa memainkan jari terdakwa untuk bergendang. Korban pada saat itu, menghempaskan tangan terdakwa dan cekcok, akibatnya terdakwa sakit hati atas perkatan korban.

Pada saat kejadian, posisi terdakwa sudah mabuk sehingga terdakwa pun meninggalkan lapo tuak menuju jembatan yang ada tepat di atas lapo tuak.

Saat terdakwa naik ke atas, terdakwa melihat ada bola lampu neon yang berjumlah 4 buah. Kemudian terdakwa mengambil keempat bola lampu neon tersebut dan memecahkannya sehingga tersisa serpihan kaca bola lampu yang tajam.

Selanjutnya, terdakwa berteriak ke bawah memanggil korban sambil membawa sebuah batu di tangan kanannya. Mendengar perkataanya, korban pun melemparkan batu yang sebelumnya dibawa namun tidak mengenai terdakwa. Keduanya sempat berduel serta sempat bergumul karena korban tidak sanggup melawan terdakwa.

Tags
beritaTerkait
PN Medan Peringati HUT RI ke-81, Semangat Kemerdekaan Beriringan dengan Komitmen Antisuap
Buang Bayi Hasil Anu dengan Kekasih Gelap, ART Asal Sergai Dituntut 10 Tahun Penjara
Sidang Smartboard Langkat Memanas, Saiful Abdi Ngaku Dipaksa dan Tanda Tangannya Dipalsukan
Duh...Bayi Berusia 3 Bulan Ini Terpaksa Ikut Mendekam di Penjara Bersama Sang Ibunda
JPU Tuntut Empat Terdakwa Korupsi MFF Medan, Direktur CV Global Mandiri Dibebani Uang Pengganti Rp152 Juta
JPU Tuntut Empat Terdakwa Korupsi MFF Medan, Direktur CV Global Mandiri Dibebani Uang Pengganti Rp152 Juta
komentar
beritaTerbaru