Jumat, 05 Juni 2026
Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

Elmi Hanum Harahap: Sangat Penting Menjaga Etika Profesi di Lapangan

P. Silalahi - Jumat, 05 Juni 2026 16:37 WIB
Elmi Hanum Harahap: Sangat Penting Menjaga Etika Profesi di Lapangan
trs
Pelatihan Pemandu Wisata Geopark yang dipandu Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

Di hadapan peserta intensive course itu, ia memaparkan ruang lingkup pengelolaan geopark yang terdiri dari kekayaan geologi, kekayaan hayati, dan kekayaan budaya (geo, bio, culture).

Selain itu, Azizul juga menjelaskan tiga pilar yang harus dibangun dan dikembangkan, yaitu edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:

"Jadi, sebenarnya pengelolaan geopark itu tidak secara langsung berkaitan dengan pariwisata. Namun apabila geopark itu dianggap sebagai produk, maka ia dapat dijadikan sebagai tujuan wisata khusus yang dirancang untuk menghormati ketiga pilar tersebut, bersifat berkelanjutan, dan selaras dengan tujuan global yang tertuang dalam Sustainable Development Goals," katanya.

Oleh karena itu, tambah Azizul, seorang pemandu wisata geopark dituntut untuk memahami tujuan pengelolaan geopark itu sendiri, prinsip-prinsip yang mendasarinya, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai atraksi pokok berbasis sains untuk disajikan kepada pengunjung dengan cara yang menyenangkan.

Baca Juga:

Untuk materi geologi, biodiversity dan cultural diversity yang dimiliki Toba Caldera UNESCO Global Geopark, dua pembicara sebelumnya telah memberikan pembekalan, baik selama kegiatan kunjungan lapangan di Desa Girsang dan Geosite Sibaganding, Parapat, maupun ketika memberikan penguatan teoritis di dalam ruangan.

Keduanya masing-masing Petrus Parlindungan Purba, Manajer Divisi Pengelolaan Geologi, Kekayaan Geologi, Kekayaan Hayati, dan Kekayaan Budaya, yang juga adalah geolog dari UGM, serta Corry Paroma Panjaitan, Koordinator Pengelola Geosites di Kabupaten Toba yang juga dikenal sebagai aktivis, budayawan, dan seniman tari di Sumatera Utara.

Selain memaparkan materi tentang geologi dan seni budaya, masing-masing juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan ekosistem kepariwisataan yang sejalan dengan nilai-nilai geopark.

Maka semua pihak diperlukan untuk terlibat dalam usaha dan kepentingan bersama memperkuat identitas dan posisi Kaldera Toba sebagai geopark dengan universal outstanding values-nya yang meliputi super-volcano, super-lake, super bio-diversity, dan cultural diversity yang sangat kaya.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Patroli Humanis Polri Hadirkan Rasa Aman di Objek Wisata Pantai Teluk Mengkudu
Polisi Hadir Lebih Dekat, Cepat dan Tulus di Tengah Masyarakat
Wow! Ada Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumut Bobby Nasution, Lihat Lokasinya
Rico waas Dorong KADIN Jadi Motor Investasi dan Hilirisasi Produk Lokal di Medan
Satpol PP Kota Binjai Datangi Cafe Tabo Binjai yang Meresahkan
Banjir Bandang dan Longsor Lumpuhkan Ekowisata Konservasi di Batang Toru
komentar
beritaTerbaru