Kamis, 30 April 2026

Pare: si Pahit yang Ditakuti Kanker

Ampuh Juga Melawan Diabetes
Toga Nainggolan - Kamis, 30 April 2026 20:39 WIB
Pare: si Pahit yang Ditakuti Kanker

"Yang terasa pahit jangan buru-buru dimuntahkan, bisa jadi ia obat. Yang terasa manis jangan langsung ditelan, bisa jadi ia racun."

Rasanya pahit, bahkan sering bikin orang langsung "mundur teratur" sebelum mencoba. Tapi di balik rasa yang kurang bersahabat itu, pare justru menyimpan banyak manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Sayuran yang punya nama ilmiah Momordica charantia ini sudah lama dikenal sebagai "teman" bagi penderita diabetes. Namun, penelitian terbaru memberi kabar yang lebih menarik: pare juga punya potensi membantu melawan kanker.

Baca Juga:

Pare dan Potensinya Melawan Kanker

Penelitian dari Universitas Saint Louis di Missouri menemukan hal yang cukup menjanjikan. Dalam uji coba pada tikus, ekstrak pare terlihat mampu menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Baca Juga:

Para peneliti menguji ekstrak pare pada berbagai jenis sel kanker, mulai dari kanker payudara, prostat, hingga kanker kepala dan leher. Hasilnya, sel kanker yang terpapar ekstrak pare cenderung "berhenti berkembang". Dengan kata lain, proses perbanyakan sel (yang menjadi kunci penyebaran kanker) bisa ditekan.

Dalam percobaan lanjutan pada tikus, efek ini juga terlihat nyata. Bahkan, jumlah kasus kanker tertentu—seperti kanker lidah—terbukti menurun.

Menariknya, para peneliti menemukan bahwa pare bekerja dengan cara "mengganggu pasokan makanan" bagi sel kanker. Ekstrak pare mempengaruhi jalur yang biasa digunakan tubuh untuk menyalurkan glukosa dan lemak. Padahal, dua hal ini adalah sumber energi penting bagi sel kanker untuk tumbuh. Ketika jalur ini terganggu, sel kanker kesulitan berkembang, bahkan sebagian bisa mati.

Meski begitu, perlu diingat: hasil ini masih berdasarkan penelitian pada hewan dan di laboratorium. Artinya, efeknya pada manusia masih perlu diteliti lebih lanjut. Jadi, pare bukan "obat kanker", tapi punya potensi yang menjanjikan sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Manfaat Lain Pare untuk Tubuh

Selain potensi melawan kanker, pare juga punya sejumlah manfaat lain yang sudah lebih dikenal:

1. Baik untuk penderita diabetes

Pare mengandung zat yang bekerja mirip insulin. Senyawa ini membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga sering direkomendasikan sebagai makanan pendamping bagi penderita diabetes.

2. Membantu menurunkan gula darah

Ada kandungan protein dalam pare yang membantu memecah glukosa dan mengubahnya menjadi energi. Ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

3. Kaya nutrisi penting

Jangan remehkan tampilannya. Pare mengandung serat, vitamin C, karoten, dan kalium. Seratnya baik untuk pencernaan, sementara karoten membantu menjaga kesehatan mata.

Tips Mengurangi Rasa Pahit

Kalau masih ragu karena rasanya, ada trik sederhana untuk "menjinakkan" pare. Rendam irisan pare dalam air garam, atau bilas beberapa kali dengan air bersih sebelum dimasak. Cara ini cukup efektif mengurangi rasa pahitnya.

Jadi, meski tidak langsung jadi favorit semua orang, pare layak diberi kesempatan. Di balik rasanya yang pahit, ada manfaat besar yang bisa mendukung kesehatan tubuh.

Tags
beritaTerkait
Vaksinasi Kanker Serviks,  Lindungi Wanita dari Kanker Mematikan
Launching Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Sumut Siapkan 281 Masjid Buka 24 Jam
Inalillahi Wainna Ilaihi Rajiun...Musisi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, 7 Tahun Mengidap Kanker Ginjal
10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan, baik Fisik maupun Mental
Kenali Gejala Awal Munculnya Kanker Payudara
Bukan Sekadar Industri: Yahdi Khoir Pilih Selamatkan Sungai, Sawah, dan Nafas Hidup Masyarakat
komentar
beritaTerbaru