Begini Pesan AKBP Sah Udur Sitinjak saat Pimpin Upacara Sertijab Kapolsek Sianțar Utara
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH memimpin upacara sertijab Kapolsek Sianar Utara.
Sumut satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Gerakan Mahasiswa Untuk Rakyat Sumatera Utara (GEMUR-SUMUT) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Senin (22/6/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan ketidaksesuaian pengelolaan anggaran di Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas.
Aksi yang dikoordinasikan oleh Muda Siregar selaku Koordinator Aksi dan Ronal sebagai Koordinator Lapangan itu berlangsung dengan penyampaian berbagai tuntutan terkait transparansi penggunaan anggaran daerah.
Baca Juga:
Massa menegaskan kehadiran mereka bukan untuk mencari popularitas, melainkan meminta kejelasan atas dugaan ketidakberesan pengelolaan anggaran yang dinilai merugikan kepentingan masyarakat.
Dalam orasinya, GEMUR-SUMUT menyebut hasil kajian terhadap Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2025 per 31 Maret 2025 menemukan adanya selisih anggaran sebesar Rp299.122.160.
Baca Juga:
Dari total anggaran Kecamatan Huristak sebesar Rp1.296.698.185 dan total RUP serta gaji sebesar Rp997.576.025, terdapat selisih dana yang disebut berstatus "tidak sesuai".
Menurut massa aksi, selisih anggaran tersebut harus dijelaskan secara terbuka kepada publik. Mereka menilai terdapat indikasi ketidakterbukaan, dugaan maladministrasi, hingga potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat berwenang.
Aspirasi para mahasiswa diterima oleh pihak Kejati Sumut yang diwakili oleh Bunda Maria. Dalam tanggapannya, perwakilan Kejati Sumut menyampaikan bahwa setiap laporan dan aspirasi masyarakat akan diterima, dicatat, serta diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Laporan tersebut juga akan diteruskan kepada bidang yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur institusi kejaksaan.
Meski demikian, GEMUR-SUMUT menegaskan pihaknya berharap adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum. Mereka menyatakan tidak ingin laporan yang disampaikan hanya sebatas pencatatan administratif tanpa tindak lanjut yang jelas.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan Camat Huristak memberikan klarifikasi terbuka terkait selisih anggaran sebesar Rp299.122.160.
Kedua, meminta Inspektorat Kabupaten Padang Lawas melakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran Kecamatan Huristak Tahun Anggaran 2025.
Ketiga, mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut untuk memeriksa dugaan penyimpangan anggaran tersebut secara serius dan profesional.
Keempat, meminta Bupati Padang Lawas mengevaluasi serta mencopot pejabat yang terbukti bertanggung jawab apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum dalam pengelolaan anggaran.
GEMUR-SUMUT juga menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tidak terdapat langkah nyata dari pihak terkait. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penggunaan anggaran daerah agar berjalan transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat.(RED/WIK)
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH memimpin upacara sertijab Kapolsek Sianar Utara.
Sumut satu menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan didampingi Wakapolsek, AKP. Harles R. Gultom, Kanit Intelkam, Iptu Ivan T. Aruan,
Medan 54 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik SE pimpin rapat pemantapan Family Gathering (FG) 2026 Persatuan Wartawan Indo
Medan 2 jam lalu
Prediksi Curacao vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026 Les Elephants Diunggulkan Raih Tiket ke Babak 32 Besar.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjadikan momen 10 Muharram menjadi hari Lebaran bagi Yatim dan Kelompok Difabel, h
Medan 2 jam lalu
Cina Terapkan Tidur Siang Bagi Siswa di Sekolah, Ini Manfaatnya.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Seorang istri di Dusun Uman, Desa Paramasan Atas, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tega membunuh suaminya.
Peristiwa 2 jam lalu
GEMURSUMUT Kembali Gelar Aksi di Kejati Sumut, Desak Usut Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran Kecamatan Huristak.
Medan 3 jam lalu
Prediksi Jepang vs Swedia Samurai Biru Ngotot Buru 3 Poin!
Sport 3 jam lalu
Akhirnya keributan di Gang Langgar, berujung di Polsek Siantar Barat namun berakhir mediasi.
Sumut 4 jam lalu