Senin, 13 Juli 2026

Rawan Korupsi! Kepsek Kelola Dana Ratusan Juta Hingga Miliaran Bangun Gedung Revitalisasi Sekolah

Salamuddin Tandang - Senin, 13 Juli 2026 11:11 WIB
Rawan Korupsi! Kepsek Kelola Dana Ratusan Juta Hingga Miliaran Bangun Gedung Revitalisasi Sekolah
ist
Sumber media juga menyebutkan, pemborong bangunan banyak yang ditunjuk oleh pejabat di Dinas Pendidikan atasan Satuan Pendidikan di tiap tingkatan. Harga borongan pekerjaan juga fantastis dengan harga yang amat mahal serta harga pembelian bahan bangunan j

POSMETRO MEDAN,MEDAN-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengucurkan 14 Triliun untuk program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada tahun 2026 yang diprioritas sekolah dengan kondisi rusak berat, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah di daerah terdampak bencana.

"Untuk tahun 2026, yang sudah aman di APBN ada Rp14 triliun untuk revitalisasi. Sementara yang kami alokasikan, sekarang sudah proses verval, sekitar 11.470 satuan pendidikan," ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Kabupaten Jember, Sabtu (21/2/2026) lalu.

Di Sumatera Utara, alokasi Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan ini menyasar 897 sekolah dengan total anggaran Rp852 miliar diantaranya di di Kota Medan kecipratan Rp. 47,4 miliar untuk merevitalisasi 48 bangunan PAUD, SD dan SMP.

Baca Juga:

Launcing bantuan pemerintah program revitalisasi satuan pendidikan di Sumut digelar Gubsu Bobby Nasution dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Abdul Mu'ti, dalam acara Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM Medan, Minggu (4/1/2026) lalu.

Namun berdasarkan keterangan berbagai sumber, pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan berbiaya puluhan triliunan ini rawan korupsi. Pasalnya mulai dari pelaksanaannya dikerjakan Kepala Sekolah dengan merekrut Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan yang diduga tak profesional dalam bidang tersebut.

Baca Juga:

Cara penggunaan dana ratusan juta hingga miliaran di tiap-tiap satuan pendidikan juga diduga melanggar berbagai regulasi atas pengadaan barang dan jasa karena terkesan tanpa persaingan badan usaha atau personil pekerja atau pemborong.

Mencuat juga dugaan minim partisipasi pekerja di daerah setempat, pembelian bahan bangunan dengan dugaan mark up harga, bahan bangunan tak standar dan pengkondisian pemborong pekerjaan kepada Kepala Sekolah dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan oleh oknum-oknum tertentu dari berbagai lapisan baik Politisi Parpol maupun Pejabat di Dinas Pendidikan setempat.

Penelusuran sejumlah awak media tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksan Sumatera Utara (Forwaka Sumut), Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi diterima di SD Negeri 067263 Jalan Abdul Sani Muthalib Gang Manggis Kelurahan Terjun Medan Marelan berbiaya Rp. 506,5 Juta, di SMPN 20 Medan Jalan Kapten Rahmad Budin Kel. Terjun berbiaya Rp. 2,2 Miliar, di SMPN 38 Medan Jalan Abdul Sani Muthalib Pasar I Kel. Terjun Medan Marelan berbiaya Rp. 1,2 Miliar.

Selain itu di revitalisasi di SMPN 45 Medan di Jalan Jala Raya, Komplek Griya Martubung, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan berbiaya Rp. 2 miliar lebih dan penerima lain di SMPN 33 Medan Jalan Platina IV, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli serta SMPN 5 Medan Jalan Stasiun Desa Besar, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Dalam berbagai keterangan diperoleh media tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksan Sumut sebagaian besar masyarakat sekitar yang memiliki keahlian bangunan tak dilibatkan dalam Revitalisasi Satuan Pendidikan itu, usaha usaha bangunan di sekitar sekolah pun tak mendapatkan infomarmasi pekerjaan bantunan pemerintah tersebut.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Kadis Dikbud Medan Warning Kepala Sekolah, Jangan Main-main dengan Dana Revitalisasi
Kadis Dikbud Medan Sambut Tim Forwaka Sumut, Persilakan Pers Awasi Program Revitalisasi Sekolah
Karang Taruna Kecamatan Se -Kota Medan Menolak Intervensi Camat Dalam Pencalonan Ketua Karang Taruna Kota Medan
Guru di Deliserdang Protes, Harus Tetap Masuk Sekolah Padahal Libur
Gubernur Sumut Apresiasi Paviliun Deli Serdang di PRSU ke-50
Buka Survei IHAI,Rico Waas: Perbedaan Bukan Untuk Dipertentangkan, Tetapi Menjadi Kekuatan yang Menyatukan
komentar
beritaTerbaru