Rabu, 03 Juni 2026

Curi Ikan di Perairan Indonesia, Warga Myanmar jadi Pesakitan di PN Medan

Administrator - Rabu, 13 Agustus 2025 18:21 WIB
Curi Ikan di Perairan Indonesia, Warga Myanmar jadi Pesakitan di PN Medan
Ist
Thu Ra Kyaw warga Myanmar saat diadili di PN Medan

POSMETRO MEDAN, MEDAN - Pengadilan Negeri Medan menggelar sidang tuntutan terhadap seorang nakhoda berkebangsaan Myanmar, Thu Ra Kyaw, dalam kasus pencurian ikan di perairan Indonesia,Rabu (13/8/2025)

Sidang yang digelar di ruang Cakra 7 menghadirkan terdakwa

Thu Ra Kyaw didampingi seorang penerjemah untuk memastikan, Thu paham setiap pertanyaan hakim.

Baca Juga:

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) dari Kejari Medan, Thu Ra Kyaw dan empat anak buah kapal (ABK) yang juga berkewarganegaraan Myanmar disangkakan melakukan tindak pidana pencurian ikan. Aksi tersebut terjadi di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Selat Malaka pada Minggu,

22 Juni 2025.

Baca Juga:

Mereka dilaporkan beroperasi tanpa izin yang sah dari pemerintah Indonesia dan menggunakan alat tangkap ikan trawl.

"Terdakwa bersama dengan empat ABK lainnya telah melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia tanpa memiliki izin," ujar JPU.

JPU juga telah menyita sejumlah barang bukti dari terdakwa, satu unit Kapal KM. PKFB 1066 GT. 50,09 beserta satu unit alat penangkap ikan jaring trawl. Pihak berwenang juga menyita uang tunai sebesar Rp 3.148.500 dari hasil penjualan 385 Kg ikan campuran, serta alat navigasi, komunikasi, dan satu buah bendera Malaysia.

Para terdakwa dijerat dengan Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat (1) Sektor Kelautan dan Perikanan. Sidang lanjutan 20 Agustus 2025 dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa.( gas)

Editor
: Evi Tanjung
Tags
beritaTerkait
Sakit Hati Dipecat, Pria Ini Hapus 180 Server Perusahaan dan Rugikan Rp 11 Miliar
Jejak WhatsApp dan Polemik SK Pokja Disorot, Hakim Jadwalkan Putusan 8 Juni
4 Terdakwa Korupsi Dana Hibah KPU Tanjung Balai Disidang, 1 Membantah 3 Akui Kesalahan
Video Call Seks Sama Cowok Ketahuan Suami, Lalu Cekcok, Istri Dihabisi
Sidang Malam-malam, Hakim Vonis Ringan ASN Polri Terdakwa Pemalsuan Surat Tanah
Pengedar Uang Palsu di Pasar Malam Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara
komentar
beritaTerbaru