Minggu, 28 Juni 2026
Terkait Sengket Agraria di Sumatera Utara

Akhirnya Massa Unjuk Rasa Diterima Fraksi PAN

Administrator - Rabu, 24 September 2025 17:24 WIB
Akhirnya Massa Unjuk Rasa Diterima Fraksi PAN
Adam Wizard
M. Faisal dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional)langsung menemui dan menenangkan massa, terkait soal sengketa agraria di Sumtera Utara, di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, memanas, Rabu (24/9/2025)

POSMETRO MEDAN, Medan - Setelah melakukan orasi selama 3 jam, massa unjuk rasa akhirnya diterima oleh lima anggota dewan, salah satunyaM. Faisal dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional).Faisal turun langsung untuk menemui dan menenangkan massa, terkait soal sengketa agraria di Sumtera Utara, di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, memanas, Rabu (24/9/2025)

Dewanmenyatakan komitmen lembaga legislatif untuk menyelesaikan konflik agraria melalui pembentukan peraturan daerah.

Baca Juga:

"Komitmen DPRD Sumut ada di bidang legislasi. Kami akan membuat peraturan daerah untuk mengurus dan menyelesaikan konflik agraria, termasuk soal hutan adat, agar segera tuntas," kata Faisal di hadapan massa.

Baca Juga:

Faisal menambahkan bahwa dewan akan segera menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan semua pihak terkait, termasuk perwakilan warga, perusahaan yang bersengketa, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mencari solusi yang berkeadilan.

Meski telah mendapat jaminan tersebut, hingga berita ini diturunkan, massa masih memilih bertahan di pelataran gedung dewan, menuntut realisasi janji yang konkret.

Sebelumnya, massa unjuk rasa yang terdiri rasa ratusan mahasiswa dan masyarakat sipil di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, sempat memanas.Massa yang telah berjam-jam menyuarakan aspirasinya terkait sengketa lahan yang dikuasai pihak swasta memaksa masuk ke dalam gedung dewan.

Kericuhan dipicu oleh upaya Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya yang diduga para massa saat itu berada di dalam gedung untuk meninggalkan lokasi melalui pintu belakang. Massa yang mengetahui hal tersebut sontak bereaksi dan merangsek maju, mencoba untuk menemui dan berdialog langsung dengan perwakilan pemerintah.

"Kami sudah berjam-jam di sini, kami hanya ingin bertemu dengan wakil kami," teriak salah seorang orator dari atas mobil komando.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa, petani dan masyarakat sipil ini memulai orasinya sejak siang hari. Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisi tuntutan penyelesaian konflik agraria yang merugikan masyarakat.

Situasi di depan Gedung DPRD Sumut sempat tegang saat massa mulai mendorong gerbang utama. Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi berupaya menahan laju massa agar tidak masuk ke dalam kompleks perkantoran. Aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan aparat pun tak terhindarkan.

Massa sempat bertahan di depan Gedung DPRD Sumut, menuntut kehadiran perwakilan dari anggota dewan maupun pemerintah provinsi untuk memberikan penjelasan dan solusi terkait sengketa lahan yang menjadi pokok permasalahan aksi. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Imam Bonjol mengalami kemacetan akibat aksi unjuk rasa ini.(dam)

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
GEMUR-SUMUT Kembali Gelar Aksi di Kejati Sumut, Desak Usut Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran Kecamatan Huristak Padang Lawas
Menyoal Dugaan Korupsi Mahasiswa Penerima KIP Ingatkan Parpol tak Intervensi
Cair! Ketua BEM Fakultas Hukum UBK Akui Terima Cuan Dari Oknum Polisi Saat Aksi di Kawasan Istana
Pelatihan Instruktur Madya DPD IMM Sumut Cetak Pemimpin Masa Depan
Gerakan Mahasiswa Dinilai Alami Anomali, Tokoh dan Akademisi Medan Tekankan Adab dalam Dialog Kebangsaan
Ratusan Mahasiswa Kepung Lapangan Merdeka Medan, Tuntut Kepala BGN Sumut Dicopot dan Stop MBG
komentar
beritaTerbaru