Kamis, 14 Mei 2026

Perumda Tirtanadi Diguncang Dugaan Manopoli Proyek, Ada Oknum Jadi Aktor Kunci

Administrator C
Administrator - Selasa, 25 November 2025 09:28 WIB
Perumda Tirtanadi Diguncang Dugaan Manopoli Proyek, Ada Oknum Jadi Aktor Kunci
IST
Kantor Perumda Tirtanadi.

POSMETRO MEDAN,Medan — Aroma persoalan kembali tercium dari PerumdaTirtanadi Sumatera Utara. Di balik sederet proyek dan kegiatan perusahaan yang dibiayai uang publik, muncul sosok misterius berinisial "D alias Vid" yang disebut-sebut menjadi aktor kunci dalam dugaan monopoli dan pengaturan proyek.

Lebih jauh, gerakannya ditengarai tidak berdiri sendiri, melainkan diduga dibekingi jejaring kekuasaan yang mencakup pejabat internal hingga seorang anggota DPRD Sumut dari partai besar.

Informasi ini muncul dari sejumlah sumber internal Tirtanadi yang telah lama mengikuti dinamika di balik layar perusahaan. Mereka menggambarkan bagaimana figur D alias Vid bergerak, siapa saja yang terhubung dengannya, serta bagaimana manuvernya disebut-sebut memicu kegaduhan internal selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga:

Salah satu sumber internal Tirtanadi yang meminta identitasnya dirahasiakan menuturkan bahwa D alias Vid kerap memperkenalkan dirinya sebagai sosok berpengaruh di lingkaran politik Sumut.

"Dia sering mengaku sebagai orang politik. Setelah ditelusuri, secara formil dia tidak tercatat sebagai kader partai mana pun. Tetapi kedekatannya dengan seorang anggota DPRD Sumut aktif itu nyata. Itu yang membuat beberapa pejabat internal terlihat segan," ungkap sumber tersebut, Senin (10/11/2025).

Baca Juga:

Kedekatan dengan legislator tersebut diyakini memberi D alias Vid ruang gerak yang lebih berani dalam mendekati pejabat internal Tirtanadi, terutama dua pejabat yang disebut sebagai "penyangga" aktivitasnya.

Menurut sumber tersebut, inilah pintu masuk berbagai dugaan pengaturan proyek.

Sumber lain yang ditemui terpisah menyebut sosok D alias Vid sebagai figur yang paling bertanggung jawab atas kegaduhan yang dalam beberapa bulan terakhir memecah fokus internal perusahaan. Ia diduga memainkan peran sebagai penghubung proyek, mulai dari rekomendasi paket pekerjaan hingga penentuan rekanan tertentu.

"Dialah biang persoalan. Isu tebang pilih, bagi-bagi proyek, dan manuver yang memecah hubungan antara dewan pengawas dan direktur utama itu muncul karena sepak terjangnya," ujar sumber tersebut.

Disebutkan, D alias Vid kerap menggunakan narasi kedekatan dengan elit politik untuk menekan beberapa pihak internal agar memuluskan permintaan tertentu. Manuver ini dinilai merusak iklim kerja, sebab menciptakan persepsi adanya orang kuat dari luar yang ikut mengatur arah bisnis perusahaan.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Opsss...Poldasu Incar Dugaan Korupsi Miliaran Proyek SPKLU di PLN UID Sumut
Rico Waas Minta Kepastian  Jadwal BRT Mebidang: Masyarakat Harus Tahu Kapan Selesai
Penataan Kabel Udara Deli Serdang Dimulai, Lubuk Pakam Jadi Pilot Project
Kejari Binjai Geledah Rumah Tersangka Agung Ramadhan
Perumda Tirtanadi Jalin Kerjasama dengan Jaksa Pengacara Negara Kejati Sumatera Utara
Semangat Kartini di Tirtanadi Sumut, Nurleli Buktikan Ketangguhan Perempuan Dalam Dunia Teknik Sipil
komentar
beritaTerbaru