Rabu, 01 April 2026

Misi Kemanusiaan Sebulan Penuh, Personel Damkarmat Kota Medan Bahu- Membahu Bersihkan Aceh Tamiang Pancabanjir

Evi Tanjung - Jumat, 02 Januari 2026 17:43 WIB
Misi Kemanusiaan Sebulan Penuh, Personel Damkarmat Kota Medan Bahu- Membahu Bersihkan Aceh Tamiang Pancabanjir
Ist
Pasukan Damkarmat kota Medan bantu bersihkan sejumlah fasilitas umum di Aceh Tamiang

POSMETRO MEDAN, Medan -

Dinas Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Kota Medan jalankan misi kemanusiaan di Kab. Aceh Tamiang pascabanjir besar yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Selama hampir satu bulan penuh, puluhan personel korps baju biru ini berjibaku membersihkan sisa-sisa material banjir yang melumpuhkan sejumlah fasilitas umum.

Baca Juga:

Baca Juga:

Pasukan merah Damkar kota Medan sedang membersihkan lumpur di sebuah masjid di Aceh Tamiang.

Terhitung sejak tanggal 7 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, personel Damkarmat Kota Medan masih setia berada di lapangan. Mereka mengemban misi khusus memastikan denyut nadi pemerintahan dan sosial di Aceh Tamiang kembali normal dengan melakukan pembersihan secara intensif.

Plt Kepala Dinas Damkarmat kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau saat di konfirmasi, Jumat (2/1/2026) mengatakan pembersihan yang telah dilakukan personel Damkarmat Medan mencakup area perkantoran, rumah ibadah hingga permukiman penduduk.

"Petugas kita membersihkan sejumlah fasilitas umum seperti kantor Bupati, kantor Dinas hingga Kantor Kecamatan. lalu juga membersihkan rumah ibadah, sekolah dan permukiman warga di Desa Kota Lintang Bawah yang menjadi salah satu titik terdampak banjir cukup parah,"kata Wandro Malau.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif, Damkarmat Kota Medan mengirimkan puluhan personel secara berkala. Untuk gelombang 1 & 2 telah dikirim sebanyak 52 orang. Sedangkan gelombang 3 sebanyak 14 orang.

Tidak hanya mengirimkan personel saja, armada tempur Damkarmat juga dikerahkan untuk memudahkan pembersihan, diantaranya 1 unit Fire Truck kapasitas 10.000 liter, 1 unit Fire Truck kapasitas 5.000 liter, 1 unit Fire Rescue, 1 unit Fire Jeep Commando dan 1 unit mobil angkut personel.

Meski mengirimkan kekuatan yang signifikan, namun Wandro Malau memastikan bahwa operasional pemadaman api di Kota Medan tetap dalam kondisi siaga penuh.(ATN)

Tags
beritaTerkait
Mantan Kepala SMAN 19 Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Separuh Uang Negara Sudah Kembali
Siswa/I Al-Ulum Mantapkan Pilih Kuliah di UINSU Medan
TP PKK Deli Serdang Gelar Go To School ke SMAN 2 Lubuk Pakam
Gebyar PAI ke 18 - MTQ SMA/SMK se Kota Medan,  Momentum Lahirkan Anak Bangsa Berakhlak Mulia
Bupati Lantik 7 Pengawas,  402 Kepala Sekolah dan Berhentikan 31 Kepsek  Bermasalah
Brimob Sumut Antar Anak Sekolah di Garoga Pascabencana
komentar
beritaTerbaru