Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram dan Buku Catatan Bon
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 54 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Persidangan perkara dugaan percobaan penyelundupan manusia dengan tiga terdakwa warga negara Sri Lanka kembali mengungkap sejumlah fakta menarik di ruang sidang PN Medan.
Lima warga negara Sri Lanka yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi sekaligus korban memberikan keterangan terkait pihak yang merekrut mereka serta menerima uang untuk rencana keberangkatan ke Prancis.
Dalam perkara yang didakwa menggunakan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, JPU Sofian Agung Maulana, SH menghadirkan lima saksi korban untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.
Baca Juga:
Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, para saksi menerangkan bahwa mereka awalnya berencana berangkat ke Prancis untuk mencari pekerjaan. Namun setelah berada di Indonesia dan menunggu selama kurang lebih dua bulan, rencana keberangkatan tersebut disebut berubah dari jalur udara menjadi jalur laut melalui Aceh.
Dalam kesaksiannya, para saksi juga menerangkan mengenai adanya rencana penggunaan sebuah kapal yang disebut berada di Aceh. Kapal tersebut, menurut keterangan yang terungkap di persidangan, memiliki nilai sekitar Rp1,7 miliar dan disebut telah dibayar panjar sebesar Rp60 juta.
Baca Juga:
Penasihat hukum terdakwa Rasiah Sukanthan, yakni Albert Paindoan Sianturi, SH, Susra Sianturi, SH, dan Jiwika Sonia, SH, menyoroti keterangan lima saksi korban yang dihadirkan oleh jaksa.
Menurut Albert, fakta yang muncul di persidangan justru menunjukkan bahwa para saksi menyebut nama terdakwa Kamal dan terdakwa Thilipan sebagai pihak yang merekrut mereka serta menerima uang dari para korban.
"Fakta yang terungkap di persidangan, lima saksi korban menerangkan bahwa yang merekrut dan menerima uang dari mereka adalah terdakwa Kamal dan terdakwa Thilipan.
"Sementara klien kami, Rasiah Sukanthan, tidak disebut merekrut maupun menerima uang dari lima korban yang dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum, Sofian Agung Maulana," ujar Albert Paindoan Sianturi kepada wartawan usai sidang, Jumat, (19/6/2026).
Albert menjelaskan, kliennya dalam perkara ini didakwa oleh jaksa sebagai salah satu pihak yang diduga menerima uang dari para korban. Namun berdasarkan keterangan lima saksi yang telah diperiksa di persidangan, menurutnya belum ditemukan fakta yang mengarah kepada keterlibatan Rasiah Sukanthan dalam perekrutan maupun penerimaan uang dari para korban tersebut.
Selain itu, persidangan juga menyoroti jumlah korban yang tercantum dalam surat dakwaan. Dalam dakwaan disebutkan jumlah korban mencapai 26 orang, sementara pada sidang pemeriksaan saksi yang berlangsung baru lima orang yang dihadirkan untuk memberikan keterangan.
Di sisi lain, terdakwa Kamal disebut membantah menerima uang secara langsung dari para korban sebagaimana yang diterangkan oleh para saksi di persidangan. Perbedaan keterangan antara para saksi dan terdakwa tersebut kini menjadi bagian dari proses pembuktian yang akan diuji lebih lanjut dalam persidangan berikutnya.
Sementara itu, kapal yang disebut dalam keterangan para saksi dikabarkan telah disita dan menjadi bagian dari barang bukti dalam perkara tersebut.
Namun identitas pemilik kapal maupun nahkoda kapal hingga kini belum terungkap dalam persidangan.
Perkara dugaan percobaan penyelundupan manusia ini masih terus bergulir. Majelis hakim, yang diketuai Hakim Ketua Yohana Tiora Pangaribuan SH M Hum, akan menilai seluruh keterangan saksi, alat bukti, serta fakta yang terungkap di persidangan sebelum mengambil keputusan terhadap masing-masing terdakwa(erni)
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 54 menit lalu
5 Kali Beraksi, Spesialis Curanmor Diciduk Tim Reskrim Polsek Medan Tembung Saat Tidur Pulas.
Medan satu jam lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikenal memiliki latar belakang dan rekam jejak kehidupan yang sederhana sejak masa muda.
Profil 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Ber
Medan 3 jam lalu
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Amankan 1,36 Gram Barang Bukti
Peristiwa 3 jam lalu
Toba Caldera Culture Festival Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir.
Sumut 3 jam lalu
Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Kota Pematangsiantar.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bertempat di salah satu hotel di Bogor, Jawa Barat, Badan pemulihan asset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia menggela
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kajati Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH diwakili Koordinator Bidang Tindak Pidana, Dr.Ricky Syaputra, turut hadir pa
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajati Sumut), Eko Adhyaksono, SH.,MH, hadir sebagai penguji pada sem
Medan 5 jam lalu