Minggu, 07 Juni 2026

Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Faliruddin Lubis - Minggu, 19 April 2026 14:26 WIB
Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara
IST
Agrapinus Rumatora.

POSMETRO MEDAN, Maluku Tenggara- Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau yang akrab disapa Nus Kei, meninggal dunia akibat penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Bandara Langgur pada Minggu, 19 April 2026.

Insiden tragis ini terjadi sesaat setelah Nus Kei tiba dari Jakarta, yang rencananya untuk mempersiapkan Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara.

Kejadian berdarah tersebut berlangsung di area sekitar bandara, di mana korban ditemukan tergeletak dengan luka parah dan bersimbah darah. Saksi mata yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan korban pun dilarikan ke RSUD setempat dalam kondisi kritis.

Baca Juga:

Baca Juga:

Musyawarah Daerah Partai Golkar yang seharusnya menjadi agenda penting kini dibayangi insiden yang belum jelas pelaku maupun motifnya. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam sekaligus ketegangan di dunia politik Maluku Tenggara.

Kapolres Maluku Tenggara, Rian Suhendi, menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus tersebut.

"Kami masih mengumpulkan bukti dan mencari saksi-saksi untuk mengungkap siapa pelaku serta motif di balik penikaman ini," jelas Kapolres saat ditemui di Mapolres Maluku Tenggara.

Lebih lanjut, aparat kepolisian berjanji akan mengungkap kasus ini secara tuntas demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. (fajar)

Tags
beritaTerkait
Anak Ditikam, Orang Tua Bersujud di Kantor Gubernur Sumut: Tagihan Rumah Sakit Tembus Ratusan Juta, Dinkes Buka Fakta di Baliknya
Mati Lampu Ngadem di Mobil, Suami Istri Ditemukan Tewas
HMI Sibolga  Desak Semua SPPG Diperiksa
Bahas KTA  Anggota dan Penguatan Solidaritas Organisasi
Ketua dan Fraksi Golkar Deli Serdang Bagikan Ratusan Paket Kurban
Cuci Usus Sapi Kurban di Sungai, Pria 40 Tahun Tewas Tenggelam
komentar
beritaTerbaru