Kapolres Labuhanbatu dan Ketua Etnis Tionghoa Jenguk Ketua MUI di RSUD Rantauprapat
POSMETRO MEDAN, Labuhan batu Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol H. Matonda
Sumut 26 menit lalu
Namun apakah KPK cukup berani menyentuh Bobby? Di sinilah tarik-ulur antara hukum dan politik kembali terjadi. Jokowi bukan lagi Presiden, tapi bayangannya masih panjang. Dan Prabowo, meski baru seumur jagung, tentu tak ingin awal pemerintahannya diganggu dengan isu politis yang menyangkut keluarga Jokowi. Maka bisa saja, Bobby tidak akan disentuh—bukan karena tak bersalah, tetapi karena terlalu banyak kepentingan yang sedang dijaga.
Jika benar begitu, maka publik harus bersiap menerima satu kenyataan pahit: hukum ternyata masih bisa ditawar. Tapi jika KPK ingin membuktikan diri independen dan berani, maka kasus ini adalah panggungnya. Dan jika Bobby memang bersih, ia seharusnya tak perlu takut. Justru ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa ia bukan sekadar menantu mantan Presiden, tapi pemimpin yang siap bertanggung jawab, bahkan atas lingkaran terdekatnya.
Baca Juga:
Akhirnya, apakah Bobby akan terseret Topan atau tidak bukan sekadar soal bukti. Ini juga tentang siapa yang sedang memegang kendali narasi. Dan dalam politik Indonesia, terkadang yang bersalah bukan yang ditangkap—melainkan yang kalah dalam permainan kekuasaan.
Di sisi lain, publik pun mulai menimbang: apakah Bobby akan mengambil langkah tegas membersihkan lingkarannya? Atau justru memilih bertahan dalam kubah loyalitas lama demi menjaga stabilitas kekuasaannya? Pilihan ini krusial, sebab bisa menentukan apakah Bobby akan bangkit dari 'patah kaki'-nya, atau benar-benar ambruk sebelum mencetak satu pun 'gol' prestasi.
Baca Juga:
Dalam dunia politik, persepsi publik adalah segalanya. Dan hari ini, persepsi itu tidak sedang berpihak pada Bobby. Jika tak segera mengambil kendali narasi, ia bisa jadi bulan-bulanan lawan politik, bahkan kehilangan simpati publik yang dulu mempercayainya sebagai sosok muda harapan. Kini, Bobby dihadapkan pada pilihan: membersihkan diri atau tenggelam bersama pusaran loyalitas yang membusuk.
Pastinya beberapa hari ini, Bobby 'Patah-Kaki' Yes, Gol No! Ini hanya peringatan dini, agar Bobby mengubah segalanya. Tak hanya Topan dan lingkarannya yang butuh 'makan'. Adanya kabar syukuran saat penangkapan Topan, salah satu bukti bahwa komplotannya selama ini 'makan sendiri'. Dan ketika dia gol, banyak yg bersorak. Semoga Bobby mawas diri.(*)
POSMETRO MEDAN, Labuhan batu Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol H. Matonda
Sumut 26 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penanganan sampah menjadi fokus utama Pemko Medan saat menerima k
Medan 51 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke PT. Bank Sumut,
Medan 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Selatan Kepolisian Sektor (Polsek) Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidan
Sumut satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Usai silaturahmi dan Sosialisasi Penguatan Kinerja Pelayanan Kesehatan bersama jajaran manajemen RSUD dr Pirngadi, Wa
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmen kuatnya untuk mengembalikan kejayaan RSUD dr. Pirnga
Medan 2 jam lalu
MEDANRahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama PT.PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran Dan Pengaturan Beban Sumatera Utara me
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Batalyon Para Komando (Yonko) 463 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersa
Medan 4 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Pemerintah Kota Binjai secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Akhir Tahun
Sumut 4 jam lalu