Brimob Sumut Gelar Shalat Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Masjid Amal Medan Jaga Kamtibmas
POSMETRO MEDAN Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperkuat nilainilai spiritual, personel Bata
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta- Timnas Iran secara resmi mengumumkan dirinya mundur dari ajang Piala Dunia 2026 yang bakal berlangsung dalam hitungan bulan.
Pengumuman mundurnya Timnas Iran dari kompetisi ini diumumkan langsung oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali.
Keputusan besar mundur dari kompetisi ini tentunya mengundang respon bahkan sanksi yang bisa djatuhkan kepada Timnas Iran.
Baca Juga:
FIFA sebagai induk tertinggi sepakbola dunia tentunya sudah punya regulasi dan aturan soal negara yang memutuskan mundur dari Piala Dunia.
Berdasarkan regulasi FIFA, tim yang mengundurkan diri dari turnamen paling lambat 30 hari sebelum pertandingan pertama akan dikenakan denda minimal 250.000 franc Swiss (atau sekitar Rp5,4 miliar.
Baca Juga:
Regulasi FIFA juga menyebutkan bahwa sanksi disipliner lain dapat dijatuhkan.
"Sanksi disiplin dapat mencakup pengusiran asosiasi anggota yang bersangkutan dari kompetisi FIFA berikutnya dan/atau penggantian asosiasi anggota yang berpartisipasi dengan asosiasi anggota lain," bunyi peraturan tersebut.
"Dewan FIFA atau komite terkait dapat memutuskan, khususnya, untuk mengganti asosiasi anggota yang bersangkutan dengan asosiasi lain."
Setelah keputusan Timnas Iran untuk mundur Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan ia telah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
Infantino mengungkap Donald Trump sangat terbuka soal Piala Dunia 2026 ini dan menyambut baik kedatangan Timnas Iran.
"Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat," kata Infantino.
Trump sebelumnya sempat mengatakan tidak peduli apakah Iran ikut serta atau tidak, namun Infantino mengatakan pembicaraan terbaru mereka berlangsung secara produktif.
Mundurnya Timnas Iran dari ajang sepakbola empat tahun sekali itu disebut merupakan respon dari serangan udara Amerika Serikat ke Iran pekan lalu.
Dikutip dari OneFootball, Menteri Olahraga Iran Ahmad Doyanmali menyampaikan kabar tersebut. Disebutkan juga, Iran mengambil keputusan penting untuk mundur dari ajang Piala Dunia 2026 karena adanya beberapa alasan.
Salah satu yang jadi faktor penting diambilnya keputusan ini karena terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ayatolla Ali Khamenei.
Ini tentunya jadi pukulan telak bagi Iran yang harus menerima pemimpin tertinggi mereka tewas di serangan pertama yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
"Mengingat rezim korup Amerika Serikat telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata Doyanmali.
Selain akibat terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ayatolla Ali Khamenei, Doyanmali juga menjelaskan jika keputusan untuk mundur turut mempertimbangkan keselamatan dari tim di ajang tersebut.
Seperti yang diketahui Timnas Iran yang berlaga di ajang Piala Dunia 2026 tergabung Grup G Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia, Timnas Mesir dan Timnas Selandia Baru
Dan yang menarik dari grup G ini bukan soal lawan yang bakal dihadapi namun semua pertandingan Iran kabarnya akan berlangsung di Amerika Serikat.
"Orang-orang kami tidak aman, dan secara fundamental, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran," jelasnya.
"Mereka telah memaksa dua perang terhadap kami dalam delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran semacam itu," tutupnya.(fajar)
POSMETRO MEDAN Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperkuat nilainilai spiritual, personel Bata
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sosialisasi pengenalan kampus yang dilaksanakan oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di Pergur
Medan 17 menit lalu
Kecelakaan Maut di Jalinsum Asahan, Penumpang Motor Tewas Ditabrak Bus Intra
Peristiwa 25 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Suasana Ramadan terasa semakin khidmat di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan ketika ci
Medan 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi melantik Pejabat Fungsional dan Pegawai
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapteng Suasana Ramadan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah terasa kian istimewa dengan diluncurkannya progra
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi meluncurkan Kickoff Program Masjid Ramah Pemudik Idul Fitri 1447
Medan 2 jam lalu
Respons FIFA Usai Timnas Iran Pilih Mundur dari Piala Dunia 2026
Sport 3 jam lalu
Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) menggelar dialog publik yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama lintas aktivis dan insan media.
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Pemerintah mulai menjalankan kebijakan relaksasi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yan
Bisnis 5 jam lalu